MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 01 Februari 2018 14:09
Wisata Harus Penuhi Unsur 3A
POTENSI: Objek wisata pantai di Desa Mangkupadi, Bulungan. Akses menuju ke objek wisata ini masih belum terlalu bagus.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Akhmad Haerani mengatakan, pengembangan sektor wisata harus memenuhi unsur 3A yaitu atraksi, aksesbilitas dan amenitas.

Atraksi yaitu objek utama. Misal, budaya masyarakat dan keunikan alam. Sedangkan aksesbilitas yaitu sarana atau infrastruktur menuju destinasi wisata dan amenitas merupakan fasilitas pendukung. Misal, penginapan.

Bila melihat latar belakang dengan ragam budaya dan kearifan lokal yang dimiliki, kata Haerani, Kaltara sudah memenuhi unsur yang pertama. Tinggal pembenahan aspek aksebilitas dan amenitas. 

Semisal, warga ingin mengunjungi wisata Pantai Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan. Untuk sampai di lokasi objek wisata harus melalui jalan yang sebagian masih berupa agregat.

"Itulah perlunya membenahi aksebilitasnya terlebih dahulu," ujarnya, kemarin (31/1). 

Selain masalah akses yang tidak representatif, kendala amenitas atau fasilitas pariwisata menjadi salah satu pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan. Dikarenakan hal itu sebagai pendukung terhadap destinasi yang ada bahwa ketersediaan fasilitas jadi tolok ukur sebagai upaya pengembangan destinasi wisata. 

"Jika tidak ada fasilitas, susah juga,” tandasnya.

Menurutnya, dalam membangun sektor pariwisata idealnya dilakukan secara kolektif antara pemerintah daerah dengan pihak swasta. Namun, yang disayangkan hingga saat ini belum ada pihak ketiga tertarik untuk ikut menggarap potensi pariwisata yang ada. 

Apabila dilihat dari sudut pandang ekonomi, kata dia, sektor pariwisata yang ada di Kaltara sangat menjanjikan. Secara geografis Kaltara merupakan kawasan perbatasan. Dalam artian, potensi merambah pasar wisata hingga ke negara tetangga menjadi sesuatu yang sangat mungkin. 

"Pariwisata ini pelan tapi pasti. Untuk saat ini kita masih berupaya menginventarisir potensi-potensi itu," ungkapnya. 

Ditambahkan, apabila potensi objek wisata dapat dikembangkan secara maksimal, maka mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing kabupaten dan kota. Mengingat pada sektor ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:45

Anggaran Kurang, Pembangunan Pelabuhan Sulit Dituntaskan

TANJUNG SELOR - Sejak pelabuhan Tengkayu I atau SDF Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 16:25

BPIH Turun Rp 266 Ribu

TANJUNG SELOR - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019…

Senin, 18 Maret 2019 14:37

Proses Jadi Sekolah Negeri

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara telah…

Minggu, 17 Maret 2019 15:05

Masih Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Tanjung…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:09

6 Tahun Gedung SD Dibiarkan Rusak

TANJUNG SELOR – Kondisi gedung SD 004 Jelarai Selor, sangat…

Jumat, 15 Maret 2019 14:39

Kembangkan Kreativitas di Kampus, Unikaltar Gelar Automotor Show

TANJUNG SELOR – Universitas Kaltara (Unikaltar) Automotor Show 2019 resmi…

Jumat, 15 Maret 2019 14:18

Segini Lamanya Masa Uji Coba untuk PNS Baru

Pertimbangan Teknis (Pertek), tentang penetapan Nomor Induk Kepawaian (NIP), sudah…

Kamis, 14 Maret 2019 14:46

Usulan Mobil Damkar Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki Pemkab…

Kamis, 14 Maret 2019 14:30

Jaksa Kirim Memori Banding

TANJUNG SELOR – Perkara dugaan pelanggaran pemilu oleh calon DPD…

Kamis, 14 Maret 2019 14:26

Perpanjang Masa Laporan Pindah Memilih

Masa pengurusan bagi masyarakat yang akan pindah memilih melalui formulir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*