MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 12 Februari 2018 10:20
Revisi Perda GSB Terkesan Lambat
BELUM TEREALISASI: Perda GSB tahun ini akan direvisi untuk memudahkan masyarakat maupun dunia usaha mengurus IMB.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bulungan Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB), belum juga ada titik terang. 

Bahkan, hingga saat ini Bagian Hukum Pemkab Bulungan belum menerima draf revisi Perda GSB. Padahal, revisi Perda GSB ditargetkan bisa terealisasi pada April mendatang. 

Kepala Bagian Hukum Setkab Bulungan Jotam Liling Sallata, mengaku belum ada pengajuan draf terkait perubahan perda itu. "Spesifik regulasi saja belum ada yang akan digarap," ujarnya, belum lama ini. 

Dia mengatakan, draf diajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Pasalnya, terknisnya berada di instansi tersebut. Sejauh ini, dia mengaku belum ada komunikasi dari Dinas PU.

Padahal, lanjutnya, jika draf revisi telah diajukan, maka pihaknya siap memproses. “Dari segi hukum tak ada masalah jika ingin diubah apabila tak relevan dengan kondisi saat ini," ujarnya.

Namun, dari informasi yang dihimpun media ini, sementara ini Dinas PU masih melakukan survei lapangan untuk kondisi GSB. Kemudian nantinya membuat draf usulan beberapa poin yang akan diubah. 

Untuk diketahui, dalam mendapatkan IMB yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bulungan, masyarakat maupun dunia usaha masih terbentur dengan Perda GSB saat ini.

Akan tetapi, dalam revisi perda nantinya ada pengecualian bagi masyakarat yang bermukim di sepanjang jalan seperti Kampung Arab, Kolonel Soetadji dan beberapa kawasan lain. 

Itu diungkapkan Ketua DPRD Bulungan Syarwani bahwa dalam revisi perda akan dikecualikan bagi bangunan yang sudah lama agar memudahkan masyarakat mengurus IMB. 

"Kami minta proses revisi perda ini dapat dirampungkan sebelum masuk bulan April. Tak banyak yang dilakukan revisi, hanya mencantumkan satu pasal, yakni dikecualikan bagi bangunan yang sudah lama," ujarnya. (uno/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*