MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 12 Februari 2018 10:26
Tipe PLBN Sungai Nyamuk Paling Tinggi
BATAS NEGARA: Salah satu titik perbatasan Indonesia-Malaysia di Nunukan. Rencananya, pemerintah akan membangun 4 PLBN di Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Usulan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) oleh Pemprov Kaltara terus berproses di pusat. Kabar terbaru, empat PLBN yang akan dibangun di Kaltara sudah ditetapkan tipe-tipenya.

Menurut Kepala Biro Pengelolaan Perbatasan Negara Setprov Kaltara Samuel ST Padan, empat PLBN yang akan dibangun di Kaltara memiliki tipe yang berbeda. PLBN di Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan, kata Samuel, berstatus tipe A.

Dua PLBN lain di Nunukan, yakni Labang, Kecamatan Lumbis Ogong dan Long Midang berstatus tipe B. Sementara PLBN Long Nawang, Malinau, hanya tipe C.

Samuel mengaku belum mengetahui adanya perbedaan tipe PLBN di Kaltara. Pasalnya, sesuai kajian yang dilakukan bekerja sama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, semua PLBN di Kaltara masuk tipe A karena memiliki kesamaan.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat tim dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bakal datang ke Kaltara untuk melakukan survei ke lokasi yang diusulkan jadi PLBN.

Pemprov Kaltara masih menunggu adanya instruksi presiden (Inpres) yang menjadi payung hukum pembangunan PLBN di Kaltara. Jika belum ada payung hukumnya, empat PLBN tersebut belum bisa dibangun.

“Pembangunan PLBN tersebut akan dibiayai oleh pemerintah melalui APBN, tapi nilainya kami belum tahu pasti,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Soal lahan PLBN, dia menegaskan sudah siap, karena menjadi tugas pemerintah daerah. Sedangkan untuk biaya pembangunan satu PLBN diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 100-150 miliar. Jumlah tersebut untuk membangun beberapa fasilitas dalam PLBN. Seperti pembangunan kantor Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya. Untuk 9 PLBN yang masuk inpres, kata dia, informasinya akan menghabiskan dana Rp 1,5 triliun.

“Makanya ini diberi nama PLBN Terpadu, karena semua aspek ada di dalamnya. Seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya PLBN diharapkan bisa menjadi kontrol dalam hal keamanan, kepatuhan, dan perdagangan lintas negara. Sehingga, ke depan ekonomi masyarakat setempat akan ikut meningkat. Lewat PLBN Terpadu, nilai jual barang-barang masyarakat bisa meningkat karena prosesnya sudah legal. Sementara, jika masih dilakukan secara ilegal, bakal dimanfaatkan oleh pembeli Malaysia untuk menekan harga menjadi murah.

“Kehadiran PLBN ini pada dasarnya sudah sangat dinantikan masyarakat perbatasan, karena hanya Kaltara yang belum ada PLBN. Di Kalimantan Barat sudah tiga, NTT sudah 3, Papua sudah ada satu,” sebutnya.

Selain sebagai titik tolak pengembangan pembangunan wilayah perbatasan, keberadaan PLBN ini juga telah selaras dengan kesepakatan forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 13:39

Empat Residivis Kembali Masuk Penjara

TANJUNG SELOR – Sempat merasakan hidup di balik jeruji besi,…

Jumat, 18 Januari 2019 13:35

Pemilih Pemula Capai Dua Digit

TANJUNG SELOR – Jumlah pemilih pemula yang didata Komisi Pemilihan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:01

Dua Pekan, 39 Budak Narkoba Diringkus

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit merasa prihatin dengan…

Kamis, 17 Januari 2019 13:41

Sabu Rp 14 M Berakhir di Air

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memusnahkan barang bukti kasus…

Kamis, 17 Januari 2019 13:39

KTT Siapkan Rp 9 Miliar Untuk Pembangunan Markas Polres

TANJUNG SELOR – Kabupaten Tana Tidung (KTT) resmi terbentuk sesuai…

Kamis, 17 Januari 2019 13:37

Pria Ini Hilang saat Mengantar Semen

TANJUNG SELOR – Keberadaan Rustan, (50), warga Tarakan yang dilaporkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:50

Pemerintah Desa Diwanti-wanti

TANJUNG SELOR – Dana desa yang didapat Kabupaten Bulungan pada…

Rabu, 16 Januari 2019 10:49

Karena Ini, Warga Kembali ke Air Sungai

TANJUNG SELOR – Warga di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 10:46

Turun, Penduduk Miskin Masih Diangka 49.590 Jiwa

TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

LAMANYA BAH..!! Daftar Tunggu Haji 24 Tahun..!!

TANJUNG SELOR – Daftar tunggu haji di Kalimantan Utara sangat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*