MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Minggu, 18 Februari 2018 14:12
Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Mangrove
JAGA KESEIMBANGAN ALAM: Salah satu kawasan mangrove yang berhasil dikembangkan warga Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara sebagian besar masih berupa tutupan hutan, termasuk di dalamnya hutan mangrove. Keberadaan hutan mangrove memiliki arti penting dalam berbagai hal seperti lokasi konservasi flora dan fauna, penahan abrasi hingga sumber makanan bagi berbagai makhluk di perairan.

Sayangnya, banyak hutan mangrove sejak puluhan tahun lalu dibabat untuk dijadikan tambak-tambak oleh masyarakat. Akibatnya, luasan hutan mangrove berkurang setiap tahunnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat di Kaltara sudah mulai sadar akan pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk menunjang kehidupan.

Dikatakan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin, masyarakat sudah mulai menyadari bahwa ketika tidak ada mangrove akan membuat penurunan produksi sumber daya alamnya, termasuk hasil laut berupa ikan, kepiting dan lainnya. Sehingga, masyarakat pemilik tambak kini sudah mulai banyak yang menanam mangrove demi menjaga keseimbangan di alam.

Melalui sosialisasi yang sering dilakukan, saat ini ada sekitar 300 hektare lahan yang akan ditanami mangrove. Syariffuddin mengatakan, penanaman mangrove nantinya akan menggunakan sistem jalur, dimana setiap tanaman akan diberi jarak sekitar 3 meter.

“Masyarakat kini sudah tahu, kalau mangrove habis, tidak ada plankton, sehingga produksi berkurang. Ini sudah terjadi puluhan tahun,” tuturnya, belum lama ini.

Syarifuddin menambahkan, apa yang sudah terjadi bukan untuk saling menyalahkan. Namun, menjadi pelajaran bersama untuk menjaga kesimbangan alam. Dia mengatakan, pihaknya bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara terus memberikan sosialisasi mengenai hal ini.

“Dengan menanam mangrove, produksi ikan jadi meningkat, udang, dan kepiting. Mereka sudah sadar dan mau menanam mangrvove,” ujarnya.

Dia menuturkan, mangrove di Kaltara merupakan mangrove yang produktif dan bisa mendapatkan izin pemanfaatannya, karena dalamnya tidak lebih dari 50 sentimeter.

Adanya aspirasi masyarakat yang mengatakan bahwa pembabatan mangrove untuk tambang, Syarifuddin juga mengakuinya. Namun, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mangrove, kekhawatiran itu bisa dicegah.

Apalagi, kata dia, saat ini masyarakat sudah dilegalkan untuk mengelola lahan yang masuk kawasan hutan dan sudah dikelola puluhan tahun melalui program Perhutanan Sosial (PS). Melalui Perhutanan Sosial inilah, masyarakat bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk mengelola mangrove, termasuk dalam upaya melakukan reboisasi hutan mangrove.

“Kalau belum dilegalkan, pemerintah tidak bisa hadir untuk memberikan bantuan. Sebab, syarat mendapatkan bantuan adalah adanya pengakuan dari pemerintah,” jelasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 13:39

Empat Residivis Kembali Masuk Penjara

TANJUNG SELOR – Sempat merasakan hidup di balik jeruji besi,…

Jumat, 18 Januari 2019 13:35

Pemilih Pemula Capai Dua Digit

TANJUNG SELOR – Jumlah pemilih pemula yang didata Komisi Pemilihan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:01

Dua Pekan, 39 Budak Narkoba Diringkus

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit merasa prihatin dengan…

Kamis, 17 Januari 2019 13:41

Sabu Rp 14 M Berakhir di Air

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memusnahkan barang bukti kasus…

Kamis, 17 Januari 2019 13:39

KTT Siapkan Rp 9 Miliar Untuk Pembangunan Markas Polres

TANJUNG SELOR – Kabupaten Tana Tidung (KTT) resmi terbentuk sesuai…

Kamis, 17 Januari 2019 13:37

Pria Ini Hilang saat Mengantar Semen

TANJUNG SELOR – Keberadaan Rustan, (50), warga Tarakan yang dilaporkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:50

Pemerintah Desa Diwanti-wanti

TANJUNG SELOR – Dana desa yang didapat Kabupaten Bulungan pada…

Rabu, 16 Januari 2019 10:49

Karena Ini, Warga Kembali ke Air Sungai

TANJUNG SELOR – Warga di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 10:46

Turun, Penduduk Miskin Masih Diangka 49.590 Jiwa

TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

LAMANYA BAH..!! Daftar Tunggu Haji 24 Tahun..!!

TANJUNG SELOR – Daftar tunggu haji di Kalimantan Utara sangat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*