MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 13:56
Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

Kejadian Anting-Anting Siswa Diembat Guru Palsu

TEMPAT KEJADIAN: Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi menunjukkan lokasi pelaku menemui siswa di depan pintu masuk kelas II, Selasa (20/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama 1 Tarakan akhirnya memperketat pengawasan terhadap keluar masuk orang di dalam lingkungan sekolah, Selasa (20/2).

Kepala SD Utama 1 Tarakan Widayadi mengatakan, untuk mengantisipasi hal serupa, pihaknya akan menambah petugas satpam hingga memasang peralatan elektronik dalam rangka pengawasan.

“Kami akan merekrut satpam, karena satpam sekarang ini hanya dua. Dan kedua kami akan berusaha punya CCTV (closed-circuit television). Karena akan membantu polisi,” ujarnya, Selasa (20/2).

Khusus pengadaan CCTV, Widayadi berupaya bisa dianggarkan tahun ini juga melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemkot Tarakan. Karena berkaca dari kejadian pencurian anting-anting itu, pengadaan CCTV dinilai mendesak.

Widayadi mengakui pihaknya memang kecolongan. “Kejadiannya kan pas hujan. Kalau hujan itu kan yang ngantar dan jemput bisa saja masuk, karena pintu gerbang dibuka. Biasanya si pengantar kalau pakai mobil langsung masuk, karena takut anak-anaknya kehujanan,” ungkapnya.

Selain itu, Widayadi mencurigai pelaku yang merupakan wanita dengan tanda berhijab dan berbehel itu sudah lama mengawasi situasi sekolah. Sehingga, tahu memanfaatkan kesempatan.  

Sebab, peristiwa itu terjadi pada saat jam sibuk sekolah, sekira pukul 12.00 Wita, dimana waktu itu adalah masa pergantian jadwal belajar siswa (masuk pagi dan siang). Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan aksinya.

Keterangan yang diperoleh Widayadi dari korban, begitu mendapatkan kesempatan masuk ke sekolah itu, wanita tersebut langsung mendatangi sejumlah siswa kelas II yang baru masuk sekolah. Namun, dia hanya menemui siswa di luar kelas.

“Setelah bel masuk, gurunya kan masuk, ternyata ada sekian anak belum datang, 6 orang itu. Rupanya masih di WC,” tutur Widayadi.

Seperti penuturan salah satu guru di sekolah itu, Eva, dari 6 siswa yang ditemui pelaku, empat di antaranya menyerahkan anting-anting. Sedangkan dua siswa lainnya tidak memberikan karena tidak menggunakan anting-anting.

Menurut Widayadi, untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku sampai rela menggigit kunci anting-anting yang melengket di telinga salah satu korban, karena sulit dibuka dengan tangan. Aksi itu dilakukannya di dalam toilet.   

Sebelum melakukan aksinya, pelaku membujuk siswa dengan mengaku sebagai guru tari yang akan mengajar siswa. Sejumlah korban sempat menandai ciri-ciri pelaku. Selain berhijab dan mengenakan behel di giginya, wanita tersebut berpostur tinggi.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan (Paur) Subbag Humas Ipda Taharman, menjelaskan pascalaporan itu, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Sementara masih dalam proses pengembangan. Dari penyidik unit Polsek Barat akan terus memanggil. Sementara baru gurunya yang diminta keterangan,” ujar Taharman.

Menurutnya, pengembangan sebenarnya bisa lebih mudah dilakukan jika ada CCTV. Namun, karena tidak terpasang, sehingga pihaknya agak kesulitan dalam melakukan pengambangan. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menindaklanjuti. Pihaknya tetap mencari pelaku. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:44

Tiga Calon DPD Lolos dari Sanksi

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan memutuskan untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 10:37

Parpol Ditagih LPj Bankeu

TARAKAN – Waktu bagi partai politik (Parpol) penerima bantuan keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:24

5 Tahun Gagal Persembahkan Adipura, Sofian Tak Merasa Kecewa

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepempimpinan Sofian Raga…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Waspada, Pelaku Pencurian Berkeliaran

TARAKAN – Polres Tarakan berhasil mengungkap 5 kasus pencurian yang…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Pos Laut Terpadu Tak Masuk Prioritas

TARAKAN – Harapan Pemkot Tarakan mendapatkan bantuan pemerintah pusat untuk…

Senin, 14 Januari 2019 11:43

Nasib Tiga Calon DPD Ditentukan Pekan Ini

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan segera mengambil…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:58

Pengalihan Panti Sosial Belum Jelas

TARAKAN – Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:53

Alokasi untuk Pemberdayaan Dibatasi

TARAKAN – Setelah mendapatkan kepastian penyaluran dana kelurahan dari pemerintah…

Jumat, 11 Januari 2019 11:22

Palsukan Surat Rekomendasi untuk Dapatkan BBM, Polres Bakal Telusuri

TARAKAN – Fakta terbaru terungkap pada pertemuan yang digelar Polres…

Jumat, 11 Januari 2019 11:19

ALHAMDULILLAH..!! Wilayah Kumuh Kaltara Menyusut

TARAKAN – Luas permukiman kumuh di Kalimantan Utara sudah mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*