MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Februari 2018 12:56
Siswa SDN 030 Masih Belajar di Lantai
MIRIS: Siswa SD 030 Sebengkok mendapat kunjungan Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat, Selasa (27/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah satu tahun menggunakan bangunan baru, namun puluhan siswa SD Negeri 030 Sebengkok Tarakan, masih melantai, karena tidak memiliki kursi dan meja. Padahal, kondisi ini sudah pernah dikunjungi pengambil kebijakan maupun wakil rakyat Bumi Paguntaka.

Pihak sekolah sudah mengajukan anggaran untuk membeli meja dan kursi melalui Dinas Pendidikan, tetapi hingga saat ini belum ada respons. Akibatnya, siswa di empat kelas masing-masing kelas 1A dan B, serta kelas IIA dan B terpaksa melantai.

Meskipun demikian, para siswa tidak merasa risih maupun tidak nyaman karena belajar sama-sama dengan siswa lain sehingga satu kelas merasakan hal yang sama. Seperti yang diungkapkan Sherli, siswi kelas 2 yang mengaku senang.

“Nggak papa belajar di lantai, banyak temannya. Udah terbiasa, jadi tidak apa-apa,” ujarnya, Selasa (27/2).

Hal senada juga diungkapkan Khairunisa yang merasa tetap nyaman, meskipun belajar melantai tanpa alas. Menurutnya, bisa sekolah dan belajar dengan teman-temanya menjadi kebahagiaan tersendiri.

“Yang penting sekolah, bisa sama-sama teman belajar di sekolah nggak papa biar di lantai. Satu kelas juga seperti itu. Udah biasa,” tuturnya.

Dikatakan Kepala SDN 030 Jhoni Fransiskus bahwa ada 4 kelas yang tidak memiliki kursi dan meja. Siswa hanya membawa sendiri meja untuk belajar dari rumah. Kondisi ini diakuinya sudah berjalan selama 1 tahun terakhir. 

“Pernah ada yang janjikan akan bantu 200 kursi tetapi hanya 28 saja, itu pun kursi plastik dan ukuran meja dengan kursinya tidak sesuai. Makanya kita alihkan untuk kelas yang ada di atasnya. Yang melantai hanya kelas 1 dan 2, sedangkan untuk kelas 3, 4, 5 dan 6 sudah ada (meja dan kursi),” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan, anggaran untuk membeli meja dan kursi SDN 030 tercoret karena berkaitan dengan pengadaan.

“Kami melihat prioritas. Anak-anak di sini membawa meja dari rumah tetapi melantai dan mejanya warna-warni, ini menjadi kebutuhan dasar dan itu kewajiban kami supaya tidak memberatkan orangtua murid lagi. Ini menjadi catatan kami bagaimana segera mungkin mengadakannya,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 12:54

Khairul Kantongi Nama Pj Sekkot

TARAKAN – Siapa yang menjadi penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*