MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Rabu, 28 Februari 2018 13:22
Satukan Persepsi Hadapi Persaingan Global

GAPTI Kaltara Resmi Terbentuk

DIKUKUHKAN: Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono (kiri) menyerahkan pataka kepada Ketua GAPKI Kaltara I Dewo Made di Swiss-BellHotel Tarakan, Selasa (27/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Pengusaha kelapa sawit di Kalimantan Utara kini telah mempunyai wadah untuk dapat mengungkapkan aspirasinya dalam rangka memajukan usahanya. Selasa (27/2), telah terbentuk pengurus Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Utara periode 2018-2021 yang dipimpin I Dewo Made.

Pembentukan pengurus GAPKI Cabang Kalimantan Utara ini ditandai dengan pelantikan pengurus oleh Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono di Swiss-Bellhotel Tarakan. Pelantikan juga dihadiri Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Plt Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat, serta puluhan pengusaha kepala sawit se-Kaltara.

Ketua Umum GAPKI Joko Supriono menjelaskan, setelah dilantik tugas pengurus GAPKI Kaltara justru cukup berat, karena diharapkan mampu menyatukan persepsi. Persaingan sebenarnya bukan sesama pengusaha kelapa sawit, melainkan pengusaha minyak nabati yang sudah mulai berkembang di belahan dunia. Seperti minyak kedelai di Amerika, minyak bunga matahari di Eropa, minyak jagung dan sebagainya.

“Di dalam bisnis kelapa sawit tidak ada namanya persaingan usaha. Persaingan kami itu adalah dengan minyak non sawit. Itu mesti ditekankan di sesama pengusaha kelapa sawit tidak ada persaingan,” ujar Joko.

“Itulah persaingan kami. Oleh karena itu, bagaimana kita memenangkan persaingan di pasar global. Itu skalanya tidak bisa perusahaan sendiri, harus skala industri bahkan bersama pemerintah,” sambungnya.

Dikatakan, industri kelapa sawit memiliki potensi yang cukup besar di Kalimantan Utara. Oleh karena itu, sektor ini perlu dikembangkan lebih baik lagi agar bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian di provinsi termuda di Tanah Air ini.

Dia berharap dengan keberadaan GAPKI di Kaltara bisa menjadi mitra bagi pemerintah daerah dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mendukung perkembangan industri kelapa sawit.

“Misalnya, membuat peraturan daerah yang berpihak kepada kemajuan industri,” sarannya.

Mengenai harga kelapa sawit, Joko Supriyono mengungkapkan bahwa hal itu tidak bisa diatur, karena merupakan mekanisme pasar yang sangat tergantung dengan suplai di pasar global. Bukan hanya minyak sawit, harga minyak nabati juga diatur berdasarkan mekanisme pasar.  

Ketua GAPKI Kaltara I Dewo Made menambahkan, perusahaan kepala sawit di Kaltara lebih banyak dikuasai penanam modal asing dibandingkan pengusaha Indonesia. Karena itu, perlu dilakukan sosialisasi terkait regulasi yang diberlakukan di Kaltara. Sehingga, mereka tetap mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia, bukan aturan dari negara asalnya.

“Di Kaltara ini kebanyakan penanaman modal asing dibandingkan dalam negeri. Ini yang harus kita antisipasi benar-benar bagaimana mereka bisa mengikuti cara kita,” ujarnya.

Perusahaan kelapa sawit yang dikuasai asing di antaranya dari Tiongkok dan Malaysia yang berada di Nunukan dan Bulungan. Secara keseluruhan, perkembangan industri kelapa sawit di Kaltara tumbuh pesat.

Dari data yang dimilikinya, saat ini perkebunan kelapa sawit yang dikelola perusahaan ada sebanyak 59 izin dengan luas lahan yang sudah tertanam mencapai 210 ribu hektare. Selain itu, ada 13 pabrik CPO, 3 di Bulungan, 1 pabrik di KTT, 1 pabrik di Malinau, dan 8 pabrik di Nunukan.

Dia menyebut bisnis kelapa sawit memiliki dampak cukup baik bagi perekonomian Kaltara. Selain iklimnya yang bersahabat, juga memberikan multiplier effect terhadap masyarakat sekitar perusahaan. Misal, menciptakan lapangan kerja yang banyak.

Diperkirakan I Dewo Made saat ini dari perusahaan kelapa sawit yang ada di Kaltara, jumlah pekerjanya sudah mencapai lebih dari 1.000 orang. Belum ditambah petani plasma yang diberdayakan dari masyarakat Kaltara juga. (adv/*/may/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:36

Progres PLTMG Tanjung Selor Tembus 78,47 Persen

TANJUNG SELOR – Direktur Bisnis Regional Kalimantan PT PLN (Persero),…

Senin, 19 November 2018 13:02

Siapkan Akreditasi Institusi dan Prodi

TARAKAN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bulungan–Tarakan kembali mencetak…

Senin, 19 November 2018 12:58

Dorong Keterlibatan Masyarakat Awasi Pemilu

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan menggelar…

Rabu, 14 November 2018 12:38

KNPI Sukses Gelar Lomba

TANJUNG SELOR - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia…

Rabu, 07 November 2018 15:45

Komitmen Majukan Perekonomian Daerah

TANJUNG SELOR – Keberadaan perusahaan tambang batu bara PT Multi…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:39

Bantu Penyediaan Air Bersih

TANJUNG SELOR – Sebagai perusahaan negara yang bergerak di bidang…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:50

Kartadi Kukuhkan Tim Relawan

TARAKAN – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD…

Selasa, 09 Oktober 2018 17:35

Mahasiswa Rentan terhadap Narkoba dan Miras

TANJUNG SELOR - Sebagai upaya untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*