MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 04 Maret 2018 14:49
Harga TBS dan CPO Cenderung Stabil
MASIH POTENSI: Perkebunan kelapa sawit di Kaltara mulai menjamur, namun tidak berdampak pada harga TBS dan CPO.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara sudah menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk bulan Maret ini, setelah dilakukan pembahasan antara pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) dengan pekebun.

Berdasarkan kesepakatan 1 Maret lalu, ditetapkan harga TBS paling rendah adalah Rp 1.436.89 per kilogram untuk tanaman berumur 3 tahun dan tertinggi Rp 1.632,20 per kg untuk tanaman berusia 10-20 tahun.

Kepala DPKP Kaltara Andi Santiaji menyebut, harga TBS masih cukup stabil. Meski, harga TBS bulan ini sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan Februari. Harga TBS per Februari berada di kisaran Rp 1.437,55 (umur tanaman 3 tahun) hingga Rp 1.633,18 (umur tanaman 10-20 tahun).

“Untuk TBS, grafiknya cenderung stabil,” ujar Santiaji, Jumat (2/3). 

Santiaji menuturkan, penentuan harga TBS didasarkan pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1/Permentan/KB.120/1/2018 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Penentuan harga tersebut dirapatkan setiap akhir bulan dengan maksimal tanggal 1 setiap bulannya harus sudah ditetapkan.

Selain TBS, Santiaji juga menyampaikan bahwa batas harga penjualan crude palm oil (CPO) pada Maret adalah sebesar Rp 7.607 per kg. Harga tersebut berlaku secara merata untuk seluruh usia tanaman kelapa sawit. Harga CPO bulan ini juga tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan lalu yang ada di harga Rp 7.702,18 per kg.

Menurutnya, harga CPO juga cenderung stabil. Jika dibandingkan dengan skala bulanan atau tahunan, fluktuasi pergerakan harganya tidak terlalu tinggi. Nilainya tidak sampai menyentuh angka Rp 100.

“Harga CPO juga cenderung stabil dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Stabilnya harga CPO ini dikarenakan adanya kesepakatan antara pabrik kelapa sawit dengan pembeli, baik di dalam maupun luar negeri. Kesepakatan harga tersebut, membuat PKS dapat menetapkan standar harga terendah dalam penjualan CPO.

“Itu yang membuat harga CPO bisa stabil,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:14

Pembibitan Jadi Opsi

TARAKAN – Persoalan larangan ekspor kepiting bertelur, mendapat perhatian Pemkot…

Minggu, 24 Maret 2019 15:02

Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Usaha Warga Jadi Sepi

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir yang kembali berlanjut, dirasakan…

Jumat, 22 Maret 2019 14:30

Beredar tanpa Izin Edar, Tim Gabungan Sita Produk Pangan asal Malaysia

TARAKAN – Tim gabungan dari berbagai instansi mengamankan aneka pangan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:54

Berharap Dapat Kebijakan Khusus

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kaltara tidak memiliki kewenangan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 14:44

Bentuk Tim Pengawas Elpiji

TANJUNG SELOR – Masih ditemukannya penjualan elpiji 3 kg di…

Minggu, 17 Maret 2019 15:03

Relaksasi DNI Belum Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Izin investasi untuk relaksasi Daftar Negatif Investasi…

Minggu, 17 Maret 2019 15:01

B20 Diyakini Kerek Harga TBS

TANJUNG SELOR – Program Biodisel 20 (B20) persen yang diberlakukan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:17

Kaltara Dapat Bantuan Rp 5 M dari Norwegia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Norwegia melalui United Nations Development Programme…

Jumat, 15 Maret 2019 14:17

Eksplorasi 26 Sumur Migas Kaltara

Sebanyak 26 titik sumur migas dari 48 titik yang dikelola…

Kamis, 14 Maret 2019 14:41

Ekspor Kayu Lapis Tak Lagi Transit

TARAKAN – Ekspor kayu lapis atau plywood asal Tarakan nantinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*