MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 05 Maret 2018 13:10
SDN 030 Jadi Perhatian Serius Dewan

Komunitas Warga Galang Dana

BELAJAR LESEHAN: Plt Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat (kanan) berkomunikasi dengan siswa SDN 030 Sebengkok, Selasa (27/2) lalu.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kondisi belajar mengajar di SDN 030 Sebengkok yang hampir setahun tidak menggunakan meja dan kursi, sebenarnya bukan persoalan baru. Tahun lalu, sudah dibahas Komisi II DPRD Tarakan untuk segera dianggarkan.

Namun, karena persoalan keuangan Pemkot tarakan yang belum stabil, pengadaannya dicoret. “Ya, memang kondisi anggarannya terbatas. Anggaran sedikit begitu, tarik sana kosong, tarik sini kosong. Tapi yang jelas sudah pernah kami bicarakan serius di DPRD tentang itu,” ujar anggota Komisi II DPRD Tarakan Syamsuddin Arfah, Sabtu (3/3).

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun mengaku tidak mengetahui apakah pengadaan meja dan kursi belajar untuk SDN 030 Sebengkok pada tahun ini kembali dianggarkan atau tidak.

Syamsuddin pun belum bisa memastikan apakah bisa dianggarkan tahun ini. Pihaknya perlu membicarakan hal ini lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Tarakan. Termasuk menyediakan melalui dana corporate sosial responcibility (CSR) dari perusahaan.

“Nanti kami akan rapat lagi sama pemerintah bagaimana jalan keluarnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan mengaku sudah dua tahun berupaya memenuhi peralahan meja dan kursi SDN 030 Sebengkok. Namun, karena kondisi keuangan, belum bisa terealisasi.

Pada 2016 lalu, setelah baru ditempati, pihaknya pernah mengusulkan hingga ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk bantuan pengadaan meja dan kursi. Namun, tidak terealisasi juga.

“Kami sudah mengusulkan ke direktorat, tapi ternyata dana waktu itu saya tidak tahu tercoret, ditiadakan,” ujar Kepala Disdikbud Tarakan Ilham Nor,  Rabu (28/2) lalu.

Tahun lalu, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak karena kondisi keuangan Pemkot Tarakan yang kembali defisit. Sehingga, rencana pengadaan meja dan kursi SDN 030 Sebengkok kembali terbengkalai.

Sebenarnya, lanjut Ilham Nor, jika merunut dari awal Pemerintah Kota Tarakan tidak berkeinginan agar bangunan tersebut segera ditempati, karena belum tersedianya perlengkapan sekolah. Pemerintah Tarakan ketika itu tetap ingin menitipkan siswa SDN 030 belajar di SDN 012.

Namun, karena desakan orangtua siswa dengan alasan jarak ke SDN 030 lebih dekat dibandingkan SDN 012, akhirnya Pemkot menyetujui dengan catatan orangtua bersedia menyedekahkan bangku dan meja untuk digunakan anaknya belajar.

“Akhirnya mohonlah bersedekah dulu sementara sambil nanti pemerintah kota akan mengusahakan pelan-pelan untuk mengadakan,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menuturkan, meja dan kursi SDN 030 Sebengkok sebenarnya tidak kurang. Ketika dibangun, meja dan kursinya dititipkan ke sekolah lain yang membutuhkan.

Namun, seiring waktu dan proses penyelesaian gedung tersebut yang lambat karena dibangun dengan kontrak tahun jamak atau multiyears, kursi dan meja SDN 030 dialihkan ke sekolah lain yang lebih dahulu telah selesai bangunannya.

Ketika gedung baru SDN 030 Sebengkok ditempati, pihaknya pun berusaha menyiapkan meja dan kursi dengan meminjam dari sekolah lain. Namun, yang mampu hanya siswa kelas 3 hingga 6. Sedangkan kelas 1 dan 2 terpaksa membawa dari rumah.  

Di sisi lain, kondisi ironis yang dialami sejumlah siswa SDN 030 Sebengkok ini mengundang perhatian warga yang tergabung dalam komunitas warga Kota Tarakan untuk menggalang dana guna pengadaan meja dan kursi.

“Kami dan teman-teman dari komunitas warga Tarakan tergugah melihat kondisi yang ada sehingga kami solidaritas aja sih untuk memberikan bantuan melalui gerakan penggalangan dana,” ujar koordinator penggalangan dana, Kamsir.

Dari awal dibukanya penggalangan dana pada Rabu (28/2) lalu, Kamsir mengaku sudah ada beberapa warga yang tergerak hatinya untuk menyumbang dengan nominal berdasarkan kesanggupan si penyumbang. Namun, ia belum bisa memastikan jumlahnya, karena penggalangan dana masih terus dilakukan sampai benar-benar mencukupi.

“Kami berusaha bagaimana cara kami biar anak-anak di SD 030 itu bisa belajar dengan baik, dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*