MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 09 Maret 2018 14:34
Defisit Berdampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Maibu B Sugiharto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan mencatat pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan yang tidak signifikan. Kondisi ini dipengaruhi defisit anggaran sejak 2016.

Kepala BPS Bulungan Maibu B Sugiharto mengatakan, menurunnya keuangan daerah secara tidak langsung memengaruhi sektor yang memiliki ketergantungan terhadap APBD. Di antaranya pembangunan infrastruktur.

“Perhitungan pertumbuhan ekonomi di Bulungan dapat dilihat dari beberapa sektor. Di antaranya pertanian, pertambangan, konstruksi dan jasa. Secara keseluruhan pada 2016 lalu mengalami kenaikan 2,7 persen, untuk 2017 BPS masih melakukan perhitungan,” ujarnya, Kamis (8/3).

Dijelaskan, berdasarkan hasil pendaftaran Sensus Ekonomi 2016 tercatat 11.031 perusahaan non pertanian yang dikelompokkan dalam 15 kategori lapangan usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2015. Bila dibedakan menurut skala usaha, yakni 10.813 perusahaan (98,02 persen) berskala usaha mikro kecil (UMK) dan 218 perusahaan (1,98 persen) berskala usaha menengah besar (UMB).

Perusahaan menurut lapangan usaha berdasarkan data pihaknya, didominasi oleh perdagangan besar eceran dan reparasi kendaraan bermotor 5.472 (49,61 persen) dari seluruh usaha yang ada di Kabupaten Bulungan.

“Hampir di setiap daerah pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan dan penggalian masih berpengaruh besar, kemudian disusul sektor pertanian yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bulungan,” ujarnya.

Selain masih adanya ketersediaan lahan, pihaknya juga melihat sektor pertanian pun dapat menyerap tenaga kerja lokal. Saat ini, kata dia, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2016 lalu mengalami kenaikan, yakni 18,06 persen dibanding tahun sebelumnya, disusul industri pengolahan 14,35 persen dan konstruksi 10 persen.

Untuk sektor jasa dan pelayanan di Tanjung selor, pihaknya juga melihat memiliki peluang besar untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Namun, Pemkab harus mampu berinovasi.

“Untuk sektor jasa, perdagangan, restoran dan akomodasi memiliki peluang besar untuk menambah PAD. Di Tanjung Selor pertumbuhannya mencapai 7,51 persen, kondisi ini disebabkan statusnya yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian,” ungkapnya. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 15:02

Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Usaha Warga Jadi Sepi

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir yang kembali berlanjut, dirasakan…

Jumat, 22 Maret 2019 14:30

Beredar tanpa Izin Edar, Tim Gabungan Sita Produk Pangan asal Malaysia

TARAKAN – Tim gabungan dari berbagai instansi mengamankan aneka pangan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:54

Berharap Dapat Kebijakan Khusus

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kaltara tidak memiliki kewenangan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 14:44

Bentuk Tim Pengawas Elpiji

TANJUNG SELOR – Masih ditemukannya penjualan elpiji 3 kg di…

Minggu, 17 Maret 2019 15:03

Relaksasi DNI Belum Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Izin investasi untuk relaksasi Daftar Negatif Investasi…

Minggu, 17 Maret 2019 15:01

B20 Diyakini Kerek Harga TBS

TANJUNG SELOR – Program Biodisel 20 (B20) persen yang diberlakukan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:17

Kaltara Dapat Bantuan Rp 5 M dari Norwegia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Norwegia melalui United Nations Development Programme…

Jumat, 15 Maret 2019 14:17

Eksplorasi 26 Sumur Migas Kaltara

Sebanyak 26 titik sumur migas dari 48 titik yang dikelola…

Kamis, 14 Maret 2019 14:41

Ekspor Kayu Lapis Tak Lagi Transit

TARAKAN – Ekspor kayu lapis atau plywood asal Tarakan nantinya…

Minggu, 10 Maret 2019 14:45

Transmigran Disebut Bantu Sektor Pertanian

TANJUNG SELOR – Penolakan terhadap program transmigrasi, kerap disuarakan sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*