MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Selasa, 13 Maret 2018 10:50
Disarankan untuk Padat Karya
Ilustrasi

PROKAL.CO, PROSES pencairan dana desa dari tahun ke tahun semakin cepat dan sesuai mekanisme yang berlaku. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara menekankan agar lebih dioptimalkan dan tidak salah sasaran dengan menyesuaikan peruntukkannya.

Kepala Bidang Ketahanan Sosial dan Budaya Masyarakat DPMD Kaltara Ermiati Baiduri mengatakan, untuk tahun ini, selain empat prioritas ada juga yang menyangkut padat karya tunai. 

Dana desa untuk padat karya agar benar-benar digunakan secara optimal dan bermanfaat bagi masyarakat. "Contoh, padat karya proyek infrastruktur yang dikerjakan secara swakelola," ujarnya, kemarin (12/3). 

Pekerja proyek, lanjutnya, dapat diserap dari warga desa sehingga dana desa tersebut tidak hanya digunakan untuk membeli bahan material infrastruktur saja, tetapi bisa juga untuk membayar honor pekerja yang merupakan warga desa.

Sektor padat karya lain yang merupakan pola baru dana desa, yakni pemberian makanan tambahan dan pelayanan bagi masyarakat. Bahkan, pemerintah sejak tahun lalu pun menetapkan empat program prioritas pemanfaatan dana desa. Sekitar 40 persen dana desa direkomendasikan untuk pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes), produk unggulan kawasan perdesaan, sarana olahraga dan embung. 

"Program ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, desa dapat dijadikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” urainya. 

Terkait progres penyaluran dana desa untuk tahap I sebesar 20 persen. Dia menyebut baru dua kabupaten yang masuk ke rekening kas umum daerah masing-masing, yakni Bulungan dan Malinau. 

Sedangkan Kabupaten Nunukan dan Tana Tidung masih proses dari pusat atau rekening kas umum negara. Untuk Kabupaten Malinau, sudah masuk RKUD sejak Selasa (6/3) dengan laporan ke Kaltara telah mencapai 75 persen. Dana tersebut tersalurkan ke rekening kas daerah. Sedangkan bagi Bulungan berselang sehari masuk di RKUD, tapi ke RKD masih tahap proses. 

"Semoga dalam waktu dekat anggaran dari pusat sudah masuk ke daerah masing-masing agar bisa segera dikelola," ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 11:59

15 UPT Jadi Desa

Belasan Satuan Permukiman (SP) transmigrasi di Kabupaten Bulungan, ditingkatkan statusnya…

Minggu, 24 Maret 2019 15:11

Disnaker Terkendala Anggaran untuk Sertifikasi

TANJUNG SELOR – Sertifikasi tenaga kerja dianggap penting Kepala Dinas…

Minggu, 24 Maret 2019 15:08

Tak Ada Ruang Khusus Caleg Gagal dan Stress

TANJUNG SELOR – Ruang khusus di rumah sakit sejumlah daerah…

Minggu, 24 Maret 2019 15:06

90.913 Lembar Surat Suara Rusak

TANJUNG SELOR – Sebanyak 90.913 lembar surat suara pemilu serentak…

Minggu, 24 Maret 2019 15:04

Jalan Rusak ‘Dicuekin’ Pemkab

TANJUNG SELOR – Jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Palas…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:19

Rumah Ibadah Bebas dari Aktivitas Kampanye

TANJUNG SELOR - Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:13

Pencuri Spesialis Beraksi Subuh Dibekuk

TARAKAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah itulah…

Jumat, 22 Maret 2019 14:23

Korban Luka Jadi Saksi Utama

TARAKAN – Penyelidikan atas insiden kebakaran di stasiun G-8 PT…

Kamis, 21 Maret 2019 14:23

Guru TK Wajib Berijazah S-1

TANJUNG SELOR – Guru-guru TK lulusan SMA yang saat ini…

Kamis, 21 Maret 2019 14:21

Ruang Rawat Inap Ditambah

TANJUNG SELOR – Bertambahnya jumlah pasien yang harus menjalani rawat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*