MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 14 Maret 2018 13:23
Kepala KUPP Bunyu Hindari Wartawan

Bakal Dimintai Keterangan sebagai Saksi

RILIS: Sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus OTT oknum pegawai KUPP Kelas III Bunyu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pungutan liar yang menyeret oknum PNS Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bunyu berinsial RS, terus dikembangkan jajaran Polres Bulungan. 

Bahkan, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bulungan berencana memanggil Kepala KUPP Kelas III Bunyu untuk dimintai keterangan. "Ada kemungkinan Kepala KUPP dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, Selasa (13/3).

Dia juga mengatakan bahwa jajarannya saat ini intens berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU). Apabila JPU menilai alat bukti sudah lengkap, maka perkara pun dilimpahkan ke kejaksaan. Termasuk tidak menutup kemungkinan hasil pengembangan ini ada tersangka lain.

"Hasil ini belum final. Kami berusaha mengembangkan dan meminta keterangan dari pegawai lainnya. Apalagi ada perangkat CCTV yang kami amankan," ujarnya.

Mengenai ancaman pidana yang bakal dijalani RS, dia menyebutkan di atas 5 tahun penjara sesuai pasal yang dikenakan. Yakni, Pasal 11 jo Pasal 12 huruf b, jo Pasal 12B ayat (2) dan jo Pasal 64 KUHP, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas III Bunyu menghindar saat coba diwawancarai wartawan ketika menjenguk RS di Polres Bulungan. "Nanti ya, saya mau ke rutan (rumah tahanan)," singkatnya.

Usai menjenguk RS, Kepala KUPP Kelas III Bunyu yang datang mengenakan batik langsung kabur dari wartawan menggunakan mobil warna putih.

Diwartakan sebelumnya, oknum PNS KUPP Kelas III Bunyu berinisial RS ditangkap Tim Saber Pungli Polres Bulungan pada Selasa (20/2) lalu. RS diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan. Dari RS disita uang sebanyak Rp 47, 4 juta. Diduga, uang tersebut merupakan hasil pungli yang dilakukan terhadap pengurusan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Sebelum tertangkap, Tim Saber Pungli mendapatkan informasi tentang dugaan adanya pungutan liar di KUUP Kelas III Bunyu. Menerima laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan pada Jumat (23/1). Penyelidikan dilakukan selama tiga hari.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti, dilakukan penggerebekan di KUPP. Tim Saber Pungli pun menemukan barang bukti dan sejumlah dokumen. Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, saat RS tertangkap tangan telah menerima dua amplop yang masing-masing berisi Rp 1,4 juta dan Rp 1,8 juta. 

"Modus tersangka untuk mempercepat penerbitan SPB tanpa melalui standar operasional prosedur sehingga meraup keuntungan uang dari para agen kapal," ujar Kapolres saat rilis pengungkapan kasus OTT, Senin (12/3). (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:22

Awasi Tarif Tiket Subsidi

TARAKAN – Warga perbatasan kembali bisa menikmati penerbangan dengan biaya…

Selasa, 26 Maret 2019 13:15

Polisi Tunggu BB Celana Dalam

TANJUNG SELOR – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan…

Senin, 25 Maret 2019 12:50

‘Cantik-Cantik’ Nyolong Motor

TARAKAN – Nur Aini (31), harus berurusan dengan polisi karena…

Senin, 25 Maret 2019 11:57

Gelar Sayembara, Undang Warga Ikut Coffee Morning

Media sosial menjadi salah satu sarana yang dipilih Pemkot Tarakan…

Senin, 25 Maret 2019 11:54

Peringatan Tak Mempan, Pengetap BBM Diancam Pidana 3 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Tiga unit mobil dengan tangki modifikasi, diamankan…

Minggu, 24 Maret 2019 14:59

Rumah Warga Dihantam Longsor

TARAKAN – Tanah longsor dan banjir masih menjadi persoalan serius…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:10

Besok Ditarget Normal

Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Tarakan dan Tanjung Selor,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:07

Pembangkit PT SAS Mati Total

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik bergilir untuk wilayah Tanjung Selor…

Jumat, 22 Maret 2019 14:20

Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas

NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat…

Jumat, 22 Maret 2019 14:17

Kapolda: Almarhum adalah Pahlawan Bangsa

Lagu gugur bunga mengiringi keberangkatan jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*