MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 22 Maret 2018 13:26
Tiga PT Jepang Tertarik TNKM

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Keberadaan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kabupaten Malinau yang merupakan bagian dari Jantung Kalimantan (Heart of Borneo/HoB) menyimpan keanekaragaman hayati bernilai tinggi. Bahkan, itu juga memikat peneliti-peneliti perguruan tinggi dari Jepang.

Pada Senin (19/3) lalu, tim peneliti dari tiga perguruan tinggi Jepang, yakni Waseda University Tokyo, Osaka University, dan Tokyo University, serta Universitas Mulawarman Samarinda melakukan pertemuan dengan Dewan Pembina Pengendali Pengelolaan Kolaboratif (DP3K) TNKM dan Pemkab Malinau. Pertemuan yang dipimpin Sekkab Malinau Hendris Damus itu membahas pengelolaan kolaboratif TNKM dalam kerangka Academic Agreement.

Kepala Balai TNKM Johnny Lagawurin melalui keterangan tertulisnya untuk Bulungan Post menjelaskan, dalam pertemuan itu Profesor Sosiologi Lingkungan dari Waseda University Tokyo, Makoto Inoue memaparkan desain kelembagaan untuk konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia pada wilayah Heart of Borneo dengan menghubungkan realitas lokal dan isu global.

Tujuan spesifiknya adalah menunjukkan pilihan rencana untuk pelembagaan pada model penghidupan dengan tiga manfaat. Yakni, pembangunan lokal yang berkelanjutan sesuai dengan realitas penghidupan lokal, konservasi keanekaragaman hayati, dan mitigasi perubahan iklim.

“Hal ini juga sebagai bentuk kontribusi dalam mempromosikan kesepakatan internasional yang ditandatangani oleh pemerintah Indonesia, Malaysia dan Brunei di Bali pada 12 Februari 2007 untuk melakukan konservasi Jantung Kalimantan (Heart of Borneo Initiative),” terangnya, Rabu (21/3).

Usai pertemuan dengan DP3K dan Pemkab Malinau, tim peneliti yang dipimpin Ketua ULS Perhutanan Sosial (Center for Social Forestry) Universitas Mulawarman Ndan Imang, kemudian membahas mengenai hal-hal teknis terkait survei yang telah dilaksanakan di beberapa desa. Yakni, di Desa Long Alango dan Apauping (Kecamatan Bahau Hulu) dan Desa Long Ketaman (Kecamatan Pujungan).

Ada tiga hal yang menjadi ketertarikan utama para peneliti dari Jepang terhadap taman nasional dengan luas 1,3 juta hektare ini. Yaitu, sosio-ekonomi di kawasan TNKM terhadap masyarakat lokal, potensi ekowisata, dan pengelolaan kolaboratif yang dilaksanakan oleh Balai TNKM.

“Metode penelitian yang dilakukan yakni wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk kepala desa dan ketua adat, serta mengunjungi objek wisata di masing-masing titik,” ungkapnya.

Setelah pertemuan itu, tim peneliti dari Jepang ini selanjutnya akan menemui Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno pada 23 Maret mendatang di Jakarta. Pertemuan tersebut juga akan difasilitasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 12:54

Khairul Kantongi Nama Pj Sekkot

TARAKAN – Siapa yang menjadi penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*