MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 24 Maret 2018 14:00
Nam Air Diwancanakan Mendarat 22 April
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid mengatakan, maskapai penerbangan Nam Air telah melakukan survei ke Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Bulungan.

Nam Air diketahui tertarik membuka rute ke Tanjung Selor, setelah Direktur Utama Sriwijaya Air (induk Nam Air) Chandra Lie bertemu Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Singapura, beberapa waktu lalu.

“Nam Air perlu survei dulu. Awalnya mereka minta subsidi sebagai jaminan, tapi kita berusaha meyakinkan mereka bahwa penumpang di sini (Tanjung Selor) cukup besar. Manager Sriwijaya Air sudah berkunjung ke Bandara Tanjung Harapan dan mereka tampaknya sudah serius,” ujar Taupan, Kamis (22/3) lalu.

Untuk rute Tanjung Selor seperti penyampaian Gubernur, Nam Air diwacanakan bakal mendarat perdana pada 22 April mendatang atau saat HUT ke-5 Kaltara. Selain itu, Nam Air juga bakal menjajaki peluang mendarat di Bandara RA Bessing Malinau. Pihak Sriwijaya Air bahkan sudah bertemu dengan Bupati Malinau Yansen TP.

"(Mendarat di Tanjung Selor, Red) Rencana saat hari jadi Kaltara, tapi itu masih rencana. Kita berharap semoga itu memang terealisasi," kata Taupan.

Terkait maskapai Garuda Indonesia, Taupan menyatakan pihaknya sudah menyurati perwakilan perusahaan pelat merah itu di Balikpapan. Namun, belum ada tanggapan terkait hal tersebut. Sebagai maskapai badan usaha milik negara (BUMN), Garuda diharapkan bisa ikut membesarkan Kaltara yang merupakan daerah perbatasan.

Peluang Garuda Indonesia masuk ke Tanjung Selor cukup besar. Apalagi, jika panjang landasan pacu yang saat ini 1.600 meter ditambah menjadi 1.850 meter. Dipastikan pesawat Bombardier milik Garuda Indonesia sudah bisa mendarat di Bandara Tanjung Harapan.

“Nanti surat yang sudah dilayangkan akan kami tindak lanjuti dengan pertemuan langsung dengan pihak maskapai. Tentu berbeda jika hanya melalui surat dengan bertemu langsung dengan pimpinan atau manajemen Garuda Indonesia,” ujarnya.

Taupan meyakini dengan semakin banyaknya maskapai yang beroperasi di Kaltara, khususnya Tanjung Selor, maka akan semakin memudahkan masyarakat dengan beragam pilihan penerbangan. Untuk potensi penumpang, dia menilai cukup besar. Termasuk potensi perjalanan pegawai pemerintahan di Kaltara yang cukup tinggi. Sehingga, kemungkinan maskapai merugi cukup kecil.

Untuk diketahui, saat ini sudah beberapa maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Tanjung Harapan dan bandara lain, selain Tarakan. Di antaranya Wings Air yang sudah beroperasi sejak tahun lalu dan menambah rute baru ke Malinau 22 Februari lalu. Ditambah pula dengan Express Air yang sudah berjalan hampir satu bulan ini dua kali sepekan. Selain itu, ada juga Susi Air yang sudah memenangkan lelang melayani rute penerbangan ke perbatasan di Malinau dan Nunukan. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*