MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Maret 2018 14:31
Pusat Gelontorkan SOA Barang
PERDANA: Penerbangan ke Bandara Long Ampung masuk salah satu rute yang mendapat SOA barang dari Kemenhub pada tahun ini.

PROKAL.CO, TARAKAN – Subsidi ongkos angkut (SOA) barang untuk warga perbatasan tidak hanya dianggarkan Pemprov Kaltara. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, juga mengalokasikan anggaran subsidi angkutan udara kargo ke provinsi ke-34 ini.

Namun, belum semua daerah perbatasan dan pedalaman yang teranggarkan pada subsidi angkutan udara kargo melalui APBN ini. Hanya untuk rute Tarakan-Long Bawan (Nunukan) dan Tarakan-Long Ampung (Malinau).

“(Subsidi angkutan udara kargo, Red) Ini merupakan perdana,” ujar Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan Elfi Amir, Selasa (27/3).

Dengan adanya alokasi anggaran subsidi itu, pihaknya bersama Pemprov Kaltara dan pemerintah kabupaten yang wilayahnya masuk rute subsidi angkutan udara kargo akan melakukan persiapan pelaksanaan teknisnya.

“Nantinya dalam seminggu akan ada satu kali penerbangan dengan dua rute tadi,” ujarnya.

Namun, dia mengatakan bahwa tetap ada aturan yang diberlakukan. Yakni, kebutuhan pokok yang diangkut nantinya tidak boleh melebihi 800 kilogram. “Tapi saat ini masih dilakukan lelang. Jadi belum tahu maskapai apa yang akan melayani penerbangan ke dua rute itu,” tambahnya.

Dia berharap lelang SOA barang ini bisa mulai berjalan mulai Juni mendatang. Sedangkan mengenai barang atau kebutuhan yang boleh diangkut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Disperindagkop Kaltara dan pemkab setempat.

“Kami hanya menyediakan fasilitas saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindakop Kaltara Hasriyani mengatakan, barang yang boleh diangkut hanya kebutuhan pokok dan yang melalui kesepakatan. Karena menurutnya, pemberian subsidi hanya untuk kebutuhan masyarakat di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

“Ada tiga cara pengangkutan. Pertama melalui udara dulu, darat dan jalur air,” ujarnya.

Dengan subsidi itu, lanjutnya, dapat menekan harga kebutuhan pokok di daerah terpencil. Karena selama ini, warga di perbatasan harus membeli kebutuhan pokok dengan harga yang mahal. Selain itu, warga di perbatasan pun lebih mengandalkan produk-produk dari negeri tetangga.

“Kalau ada subsidi, warga di sana bisa membeli produk dalam negeri. Tidak lagi produk dari Malaysia,” ujarnya. (*/ade/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 14:45

Pemkot Janji Beri Santunan

TARAKAN – Pemkot Tarakan menyanggupi pemberian santunan bagi korban kebakaran…

Kamis, 20 Juni 2019 14:43

38 Persen Belum Nikmati Air Bersih

TARAKAN – Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjadi tugas yang dibebani…

Kamis, 20 Juni 2019 14:36

Pasar Kampung Empat seperti Pajangan

TARAKAN – Masyarakat di Kelurahan Kampung Empat dan sekitarnya, mestinya tidak…

Rabu, 19 Juni 2019 19:29

Diduga dari Kompor

TARAKAN – Penyebab kebakaran di RT 15 Kelurahan Juata Laut,…

Selasa, 18 Juni 2019 20:03

Kaltara Dapat 300 Unit PJUTS

TARAKAN – Tahun ini 300 unit lampu penerangan jalan umum…

Selasa, 18 Juni 2019 19:57

Sampel Ikan Dibawa ke Laboratorium

  TARAKAN – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM)…

Senin, 17 Juni 2019 21:23

Program 100 Hari Diklaim Sudah Mulai Terlaksana

TARAKAN – Sejak dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 15 Juni 2019 14:56

PMI Galakkan Donor Darah

TARAKAN – Permintaan darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI)…

Sabtu, 15 Juni 2019 14:43

Pemkot Seriusi BUMD Penyiaran

TARAKAN – Rencana Wali Kota Tarakan merevitalisasi enam perusahaan daerah…

Jumat, 14 Juni 2019 13:40

BKN Buka UPT di Kaltara

TARAKAN - Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka kantor Regional Unit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*