MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 28 Maret 2018 14:31
Pusat Gelontorkan SOA Barang
PERDANA: Penerbangan ke Bandara Long Ampung masuk salah satu rute yang mendapat SOA barang dari Kemenhub pada tahun ini.

PROKAL.CO, TARAKAN – Subsidi ongkos angkut (SOA) barang untuk warga perbatasan tidak hanya dianggarkan Pemprov Kaltara. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, juga mengalokasikan anggaran subsidi angkutan udara kargo ke provinsi ke-34 ini.

Namun, belum semua daerah perbatasan dan pedalaman yang teranggarkan pada subsidi angkutan udara kargo melalui APBN ini. Hanya untuk rute Tarakan-Long Bawan (Nunukan) dan Tarakan-Long Ampung (Malinau).

“(Subsidi angkutan udara kargo, Red) Ini merupakan perdana,” ujar Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan Elfi Amir, Selasa (27/3).

Dengan adanya alokasi anggaran subsidi itu, pihaknya bersama Pemprov Kaltara dan pemerintah kabupaten yang wilayahnya masuk rute subsidi angkutan udara kargo akan melakukan persiapan pelaksanaan teknisnya.

“Nantinya dalam seminggu akan ada satu kali penerbangan dengan dua rute tadi,” ujarnya.

Namun, dia mengatakan bahwa tetap ada aturan yang diberlakukan. Yakni, kebutuhan pokok yang diangkut nantinya tidak boleh melebihi 800 kilogram. “Tapi saat ini masih dilakukan lelang. Jadi belum tahu maskapai apa yang akan melayani penerbangan ke dua rute itu,” tambahnya.

Dia berharap lelang SOA barang ini bisa mulai berjalan mulai Juni mendatang. Sedangkan mengenai barang atau kebutuhan yang boleh diangkut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Disperindagkop Kaltara dan pemkab setempat.

“Kami hanya menyediakan fasilitas saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindakop Kaltara Hasriyani mengatakan, barang yang boleh diangkut hanya kebutuhan pokok dan yang melalui kesepakatan. Karena menurutnya, pemberian subsidi hanya untuk kebutuhan masyarakat di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

“Ada tiga cara pengangkutan. Pertama melalui udara dulu, darat dan jalur air,” ujarnya.

Dengan subsidi itu, lanjutnya, dapat menekan harga kebutuhan pokok di daerah terpencil. Karena selama ini, warga di perbatasan harus membeli kebutuhan pokok dengan harga yang mahal. Selain itu, warga di perbatasan pun lebih mengandalkan produk-produk dari negeri tetangga.

“Kalau ada subsidi, warga di sana bisa membeli produk dalam negeri. Tidak lagi produk dari Malaysia,” ujarnya. (*/ade/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*