MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 11 April 2018 11:21
Desak Izin Bendungan Segera Diterbitkan
PROAKTIF: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menemui Menteri PU Basuki Hadimuljono di kantornya, Selasa (10/4).

PROKAL.CO, JAKARTA – Percepatan realisasi pembangunan bendungan tahap I PLTA di Kecamatan Peso, Bulungan terus dikejar Pemprov Kaltara. Saat bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Selasa (10/4), Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyinggung soal izin konstruksi bendungan.

Karena seperti diketahui, hanya izin konstruksi bendungan yang ditunggu pihak investor untuk memulai pembangunan PLTA tahap I. Apalagi, pihak investor pun telah berencana untuk mobilisasi peralatan maupun material ke lokasi pembangunan bendungan.

Selain terkait izin bendungan, Irianto juga menyampaikan permohonan dukungan anggaran untuk percepatan realisasi Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, pembangunan jalan-jalan dan jembatan di perbatasan maupun pedalaman, serta antardaerah di provinsi ke-34 ini. Termasuk infrastruktur penunjang di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning dan Mangkupadi.

“Saya juga sampaikan usulan bantuan perbaikan rumah warga tidak mampu, fasilitas dan infrastruktur perkotaan, perumahan ASN, pembangunan kanal untuk dermaga di Bandara Juwata Tarakan hingga penyelesaian embung dan fasilitas air bersih di Tarakan dan kabupaten lain di Kaltara,” beber Irianto melalui rilis yang diterima media ini, kemarin.

Irianto juga menyatakan rencana pembangunan Jembatan Bulan (Bulungan-Tarakan) pun disampaikan kepada Menteri PU. Terutama terkait dukungan anggaran melalui skema pinjaman lunak. Usulan-usulan yang disampaikan pun diakuinya mendapat respons positif Menteri PU.

“Kementerian PUPR menyatakan siap untuk memberikan dukungan sepenuhnya sesuai kemampuan anggaran yang dialokasikan pemerintah,” ungkapnya yang saat pertemuan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman Suheriyatna.

Bahkan, lanjut Irianto, sebagai bentuk dukungan Menteri PU pun menyampaikan rencana untuk kembali berkunjung ke Kaltara. “Kemungkinan bulan depan (Mei), sekaligus memonitor dan melakukan pengawasan terhadap kegiatan proyek Kementerian PUPR yang dilaksanakan di Provinsi Kaltara,” tambahnya.

Selain menyampaikan usulan, Irianto juga melaporkan progres pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan seperti jalan dari Long Bawan menuju Long Midang yang sudah selesai.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah begitu memperhatikan kawasan perbatasan. Saat ini, jalan di perbatasan kurang lebih 3 kilometer sudah mulus. Saya berharap Pak Menteri bisa berkunjung lagi ke Kaltara," ujarnya.

Jalan yang merupakan usulan Pemprov Kaltara itu, kata dia, merupakan bagian dari ruas jalan yang dibuka untuk menghubungkan Malinau-Krayan. Sementara itu, masih berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di perbatasan di provinsi bungsu ini, Kementerian PUPR menargetkan pengerjaan pembangunan jalan perbatasan sepanjang 997 kilometer.

Dari total tersebut, pengerjaan dibagi ke dalam dua target. Yakni, jalan paralel perbatasan sepanjang 640 km dan jalan akses perbatasan sepanjang 357 km. Informasi dari Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Perbatasan Kaltara yang diperolehnya, pemetaan jalan paralel perbatasan seluruhnya berada di Kabupaten Malinau yang meliputi ruas jalan Long Boh-Long Nawang-Data Dian.

Sedang jalan akses perbatasan, pengerjaan meliputi akses jalan Malinau-Long Bawan-Long Midang sepanjang 202 km dan akses jalan Mansalong-Tau Lumbis (Nunukan) sepanjang 155 km. Dalam pengerjaannya, jalan-jalan di perbatasan tersebut memiliki kategori masing-masing, baik yang berupa pembukaan lahan hingga melanjutkan progres pembangunan pada tahun sebelumnya. 

“Jalan paralel perbatasan ini menghubungkan wilayah di sepanjang garis perbatasan yang langsung berhadapan dengan Malaysia. Sedangkan untuk jalan akses perbatasan, menghubungkan antara wilayah perbatasan yang berada di antara kabupaten satu dengan lainnya,” bebernya.

Kementerian PUPR yang didukung Direktorat Zeni TNI AD, pengerjaan tahun ini difokuskan pada kategori jalan paralel perbatasan. “Terdapat empat ruas jalan perbatasan yang akan dibangun tahun ini. Seluruh pengerjaan berada di tahap pembukaan hutan. Totalnya ada 97 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 248 miliar dari APBN,” tambahnya. (fen)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…

Jumat, 11 Januari 2019 11:13

Sepekan, Jaring 70 Pelanggar

TANJUNG SELOR – Sebanyak 70 pelanggar lalu lintas terjaring dalam…

Jumat, 11 Januari 2019 11:11

Pengawas SPBU Diperiksa Polisi

TANJUNG SELOR – Keluhan salah seorang warga di media sosial…

Kamis, 10 Januari 2019 18:01

Tarakan ‘Diet’ Kantong Plastik

TARAKAN – Diet penggunaan kantong plastik terus diseriusi Pemkot Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*