MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 13:30
MANTAP BAH..!! Bakamla Wacanakan Desa Maritim

Perairan Kaltara Rawan Penyelundupan

Ely Susiyanti

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki letak yang cukup strategis di jalur perdagangan dunia, khususnya ke Asia Timur. Kaltara pun diprediksi bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia di wilayah utara. Namun, berada di antara tiga negara membuat Kaltara rawan terhadap tindak kejahatan, terutama melalui wilayah perairan.

Karena itu, Badan Keamanan Laut (Bakamla) memberikan perhatian khusus terhadap Kaltara yang berada di jalur strategis. Menurut Kolonel Maritim Ely Susiyanti, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla, berdasarkan data Bakamla di Jakarta, Kaltara menjadi daerah yang memiliki potensi kegiatan ilegal di laut. Mulai peredaran narkoba, penyelundupan barang dan orang, serta kegiatan ilegal lain, termasuk terorisme. Apalagi, geografis Kaltara berdekatan dengan Malaysia dan Filipina.

Perempuan berjilbab ini menyatakan, Bakamla berencana bakal mencanangkan ‘Desa Maritim’ di Kaltara, khususnya untuk wilayah perbatasan. Selain untuk memberdayakan masyarakat yang ada di pesisir, melalui desa maritim, masyarakat diharapkan bisa menjadi layer atau lapisan pertama bagi Bakamla dan Kaltara dalam menyampaikan informasi adanya tindakan ilegal di wilayahnya. Sehingga, ada kesadaran oleh masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan di wilayahnya.

Ely menyebut peran nelayan dan masyarakat pesisir cukup penting untuk ikut menjaga keamanan dan keselamatan di laut Kaltara. “Sosialisasi penegakan hukum dan pencegahan kegiatan ilegal kepada masyarakat juga sudah dilakukan, tujuannya membangun partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran tentang betapa pentingnya memahami daerah mereka yang rawan kegiatan ilegal,” terangnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (11/4).

Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Ely mengatakan, Bakamla memiliki tugas untuk melakukan penegakan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia. Selain itu, juga mengnyinergikan patroli bersama antarinstansi karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Perlu sinergi dan koordinasi dengan institusi lain dan pemerintah daerah. Untuk itulah kami melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Kaltara menyambut baik keinginan pihaknya. Bahkan, akan menindaklanjutinya dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan Pemprov Kaltara. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 12:50

‘Cantik-Cantik’ Nyolong Motor

TARAKAN – Nur Aini (31), harus berurusan dengan polisi karena…

Senin, 25 Maret 2019 11:57

Gelar Sayembara, Undang Warga Ikut Coffee Morning

Media sosial menjadi salah satu sarana yang dipilih Pemkot Tarakan…

Senin, 25 Maret 2019 11:54

Peringatan Tak Mempan, Pengetap BBM Diancam Pidana 3 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Tiga unit mobil dengan tangki modifikasi, diamankan…

Minggu, 24 Maret 2019 14:59

Rumah Warga Dihantam Longsor

TARAKAN – Tanah longsor dan banjir masih menjadi persoalan serius…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:10

Besok Ditarget Normal

Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Tarakan dan Tanjung Selor,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:07

Pembangkit PT SAS Mati Total

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik bergilir untuk wilayah Tanjung Selor…

Jumat, 22 Maret 2019 14:20

Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas

NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat…

Jumat, 22 Maret 2019 14:17

Kapolda: Almarhum adalah Pahlawan Bangsa

Lagu gugur bunga mengiringi keberangkatan jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 14:13

Hantam Orang Menyeberang Jalan, Nyawa Mahasiswi Melayang

TANJUNG SELOR - Nasib nahas menimpa Reka (19), warga Jalan…

Kamis, 21 Maret 2019 13:48

Gelap-gelapan Lebih Panjang

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir di Bulungan, kembali dijadwalkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*