MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 13:34
Erosi Jadi Ancaman Warga Tanjung Rumbia
BELUM DIPASANG TURAP: Kawasan Bulu Perindu selain terancam erosi, juga selalu menjadi langganan banjir.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Puluhan rumah warga di bantaran Sungai Selor atau Sungai Kayan kawasan Tanjung Rumbia dan Bulu Perindu, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan terancam ambruk akibat erosi.

Pasalnya, tanah di sekitar rumah warga yang bermukim di bantaran sungai itu mengalami pengikisan hebat. Beberapa rumah warga pun sudah ada yang ambruk. Sejumlah rumah pun terpaksa harus dibongkar pemiliknya.

Warga Tanjung Rumbia, Usman (47), mengatakan ancaman erosi sudah cukup lama. Yakni,  hampir 14 tahun lamanya. Sedikitnya, kata dia, 4 rumah warga telah ambruk. Dia juga mengaku ancaman erosi juga berdampak pada jembatan yang ada di depan rumahnya.

“Jarak antara rumah warga dari daerah aliran sungai kini tinggal 1 meter. Padahal, dulunya jarak rumah dengan tepi sungai kurang lebih sekitar 30 meter. Warga yang tinggal bibir sungai itu ada sekitar 300 jiwa. Kondisi ini sangat menghawatirkan dan butuh perhatian pemerintah,” ujarnya, Selasa (10/4).

Dia juga menyatakan warga sudah melaporkan berkali-kali. Hal senada diungkapkan Salim, warga Bulu Perindu. Dia pun meminta agar persoalan tergerusnya bibir sungai harus ditindaklanjuti pemerintah daerah. Karena menurutnya, erosi akan membuat rumah-rumah warga ambruk.

“Kasihan, sudah ada beberapa rumah warga yang ambruk ke sungai. Kami berharap segera dibangun tanggul (turap) beton untuk mengatasi ini. Jika memungkinkan, direlokasi saja,” ujarnya.

Secara terpisah, anggota DPRD Bulungan Aluh Berlian mengatakan, upaya penanganan erosi di wilayah Bulungan masih belum maksimal. Kartena itu, dia pun menekankan kepada pemerintah daerah segera menyelamatkan kawasan permukiman warga di bantaran sungai dari ancaman erosi.

“Pola penanganan bisa dilakukan dengan meminta bantuan pemerintah pusat atau Pemprov Kaltara. Kami minta pemerintah daerah dapat melakukan survei dan investigasi lapangan untuk melakukan kajian terhadap wilayah berisiko tinggi rawan erosi,” ujarnya. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 11:57

Gelar Sayembara, Undang Warga Ikut Coffee Morning

Media sosial menjadi salah satu sarana yang dipilih Pemkot Tarakan…

Senin, 25 Maret 2019 11:54

Peringatan Tak Mempan, Pengetap BBM Diancam Pidana 3 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Tiga unit mobil dengan tangki modifikasi, diamankan…

Minggu, 24 Maret 2019 14:59

Rumah Warga Dihantam Longsor

TARAKAN – Tanah longsor dan banjir masih menjadi persoalan serius…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:10

Besok Ditarget Normal

Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Tarakan dan Tanjung Selor,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:07

Pembangkit PT SAS Mati Total

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik bergilir untuk wilayah Tanjung Selor…

Jumat, 22 Maret 2019 14:20

Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas

NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat…

Jumat, 22 Maret 2019 14:17

Kapolda: Almarhum adalah Pahlawan Bangsa

Lagu gugur bunga mengiringi keberangkatan jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 14:13

Hantam Orang Menyeberang Jalan, Nyawa Mahasiswi Melayang

TANJUNG SELOR - Nasib nahas menimpa Reka (19), warga Jalan…

Kamis, 21 Maret 2019 13:48

Gelap-gelapan Lebih Panjang

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir di Bulungan, kembali dijadwalkan…

Kamis, 21 Maret 2019 13:46

Polisi KKSB Baku Tembak, Personel Brimob asal Nunukan Gugur di Papua

TANJUNG SELOR - Bharada Aldy, anggota Korps Brimob Polri dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*