MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 27 April 2018 13:10
PAD Hanya Sumbang 19,11 Persen
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi Kaltara berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2017 lalu sebesar 6,59 persen, belum cukup menopang kas daerah.

itu disampaikan Pj Sekretaris Provinsi Kaltara Syaiful Herman pada rapat paripurna di gedung dewan, Kamis (26/4). Syaiful dalam sambutannya mengatakan, komposisi pendapatan daerah didominasi dari dana perimbangan yang realisasinya Rp 1,6 triliun pada 2017 lalu.

Sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) hanya sebesar Rp 482,7 miliar. Jumlah PAD itu hanya menyumbang 19,11 persen dalam APBD Kaltara.

“Pendapatan daerah kita Rp 2,22 triliun dari target Rp 2,36 triliun. Dana perimbangan menyumbang 77,51 persen untuk APBD. Hal ini menunjukkan Kaltara belum menuju pada kemandirian fiskal,” ujarnya.

Namun, dirinya optimistis Kaltara mampu mencapai kemandirian pada 2020 mendatang. Yang perlu dilakukan, kata Syaiful, terus berupaya membangun kemandirian fiskal melalui terobosan untuk meningkatkan PAD.

Dia juga mengatakan, Pemprov akan terus meningkatkan kinerja. Terutama dalam hal serapan anggaran. Selain itu, dia juga mengatakan perlu dilakukan efisiensi dan perbaikan agar prioritas pembangunan dapat tercapai.

Sementara itu, terkait catatan dan rekomendasi DPRD Kaltara atas LKPj gubernur, Syaiful menyampaikan ucapan terima kasih, karena dewan telah mencermati kinerja Pemerintah Provinsi.

“Pemprov Kaltara akan melakukan perbaikan berdasarkan undang-undang yang berlaku. Saran dan masukan merupakan hal berharga dalam penyempurnaan LKPj 2017,” ujarnya.

Syaiful menjelaskan, dalam penyempurnaan kinerja Pemprov Kaltara membutuhkan masukan dan pengawasan yang baik agar tercapai visi dan misi pembangunan di Bumi Benuanta -sebutan Kaltara.

Dia juga mengatakan saran yang diberikan sangat membantu percepatan pelaksanaan pembangunan jangka menengah demi mewujudkan Kaltara 2020 yang mandiri, aman dan damai dengan sistem pemerintahan yang bersih.

Dia berharap dengan rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Kaltara dapat memudahkan kerja pemerintah daerah. “Tentunya rekomendasi ini akan menjadi acuan kami untuk melakukan perbaikan berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya. (rio/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*