MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Senin, 30 April 2018 13:28
Ingkong Ala Pimpin DAD Bulungan
PELANTIKAN: Ingkong Ala menjabat sebagai Ketua Umum DAD Bulungan periode 2018-2023.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara Marthin Billa, melantik pengurus Dewan Adat Dayak Kabupaten Bulungan periode 2018-2023 di Hotel Crown Tanjung Selor yang juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio, ketua DAD se-Kaltara, Sabtu (28/4).

Pelantikan ini digelar setelah musyarawah pembentukan dan pemilihan pengurus DAD Bulungan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh adat dan pemuda Dayak di Bulungan yang memilih Ingkong Ala sebagai ketua umum dan Yan Ngau menjabat sekretaris .

Ingkong Ala yang juga Wakil Bupati Bulungan, dalam sambutannya mengatakan, pengurus DAD di Bulungan akan bersinergi dengan pemerintah dan lintas etnis untuk meningkatkan pembangunan di daerah. DAD menyadari, memperkokoh eksistensi adat Dayak diperlukan pengorbanan, adanya visi, misi serta dapat melepaskan kepentingan pribadi, kelompok untuk persatuan adat Dayak bersama.

“Selain bersinergi dengan pemerintah, organisasi ini menjadi wadah untuk melestarikan budaya dan adat istiadat suku Dayak khususnya di Bulungan. Visi misi yang utama adalah melepaskan kepentingan pribadi, kelompok untuk persatuan adat Dayak secara utuh di Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Ketua Umum DAD Kaltara Marthin Billa mengungkapkan, DAD telah dibentuk di lima kabupaten/kota di Kaltara. Organisasi ini merupakan wadah pemersatu masyarakat Dayak Kaltara tanpa mengintervensi peran dan fungsi organisasi Dayak lainnya. DAD mempunyai kepedulian, tanggung jawab, motivasi tinggi untuk perkembangan bangsa dan daerah dengan motto “Adil katalino bacuramin kasaruga basengat kajubata”, yang artinya adil terhadap sesama hidup baik dalam jalan kebenaran dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kepengurusan DAD mencerminkan keinginan tulus dan ikhlas untuk menyatukan potensi Dayak yang ada di Kalimantan Utara. Tak hanya itu, masyarakat juga perlu sinergitas dan jalin hubungan yang baik dengan Pemerintah Provinsi Kaltara guna mewujudkan program pembangunan yang telah diprogramkan pemerintah,” jelas mantan Bupati Malinau dua periode ini.

Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional Yakobus Kumis menegaskan, DAD merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang telah terbentuk di seluruh Indonesia, sekaligus jadi identitas bangsa besar.

“Semua harus menyadari Indonesia yang majemuk dan pluralis harus dibangun kebersamaan berdasarkan ideologi Pancasila, UU 45 dalam bingkai NKRI. Adanya kelembagaan Dayak akan berfungsi mempersatukan berbagai anak suku Dayak dan berbagai kepentingan adat dalam skala luas. Karena itu, kelembagaan adat harus dkuatkan dan diberdayakan demi pembangunan sumber daya masyarakat Dayak menuju kesejahteraan bersama,” bebernya. (sos/*/isa/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 19:48

Kaltara Boyong Piala Bergilir

<p><strong>JAKARTA</strong> &ndash; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*