MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 07 Mei 2018 13:01
Masih Stagnan
Sudjati

PROKAL.CO, PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus menggenjot program food estate yang dicanangkan sejak 2011 lalu. Lahan seluas 50 ribu hektare pun telah disiapkan di beberapa wilayah Kecamatan di Bulungan.

Bupati Bulungan Sudjati mengatakan, program pertanian itu diakuinya belum berjalan maksimal meski sudah menjadi visi dan misi periode pemerintahannya. Yakni menjadikan Bulungan sebagai pusat pangan berbasis industri serta lumbung pangan nasional.

“Perlu adanya sinergi dari sejumlah pihak untuk merealisasikan program food estate di atas lahan 50 ribu hektare,” ungkapnya, kamis (3/5)

Kawasaan food estate tersebut terdapat di empat kecamatan, yakni Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas, Tanjung Selor dan Tanjung Palas Utara.

Dikatakannya, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian telah membantu penanaman padi di lahan seluas 2500 hektare di Tanjung Buka dan 217 hektare di KecamatanTanjung Palas Tengah sejak 2016 lalu.

“Total lahan food estate yang sudah digarap baru seluas 6 ribu hektare dari 50 ribu hektare yang disiapkan. Saat ini kami masih fokus pembangunan food estate di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung selor,” ujarnya.

Lokasi itu terang Sudjati memiliki potensi besar untuk direalisasikan sebagai lumbung pangan nasional dan sentra produksi beras di Bulungan. Walaupun belum dapat diukur secara pasti besar hasil produksinya.

Meskipun sejumlah investor food estate, seperti  PT Sang Hiang Sri (SHS) dan PT Miwon mengundurkan diri menanamkan modal, namun Sudjati menegaskan, tak akan menyurutkan niatnya mengembangkan sektor pertanian di Bulungan..

Pemkab Bulungan akan menjalin kerjasama pengelolaan dengan Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) pangan asal Sukabumi, Jawa Barat.

“BUMR asal Sukabumi ini nantinya akan mengelola, menampung dan memasarkan produk petani dari lahan food estate. Sudah ada kesepakatan yang kita bahas dengan BUMR. Mereka (BUMR) memiliki konsep cluster pangan yang difasilitasi oleh pemerintah pusat . Hasil pengelolaannya pun sudah diakui oleh Kementerian Pertanian. BUMR akan menjamin kualitas produksi dan pemasarannya,” pungkasnya. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*