MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 08 Mei 2018 13:49
Pelaku UMKM Harus Kreatif

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UMKM) Kaltara mengingatkan pelaku usaha di provinsi bungsu ini, terutama sektor koperasi dan UMKM agar lebih berinovasi dan berkreasi dengan produknya.

Dengan demikian, produk yang dihasilkan bisa bersaing dengan daerah lain, baik antardaerah di Kaltara maupun Tanah Air. Apalagi, UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi di Indonesia, termasuk Kaltara yang tahan terhadap krisis.

Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM, Disperindagkop juga menggelar berbagai pelatihan seperti kerajinan tangan hingga membatik. Pelatihan itu berguna untuk membentuk dan menempa kreativitas pelaku UMKM dan koperasi untuk mau berinovasi.

“Kita ibaratkan orang usaha ini tidak dimodali uang, tapi dimodali pancing. Mereka mancing sendiri. Kalau diberi (modal, Red) uang bisa jadi manja dan tidak mau berkreasi. Di sini rata-rata orang tidak mau berkreasi, beda seperti di Jawa yang orangnya kreatif karena kualitas produk ini nomor satu,” ujar Kepala Disperindagkop dan UMUM Kaltara Hartono, kemarin (7/5).

Untuk modal usaha, Hartono menyebut, bisa bekerja sama dengan perbankan yang menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, syaratnya adalah usaha UMKM maupun koperasi yang dijalankan harus sehat. Sebab, banyak pelaku usaha yang ingin meminjam modal di perbankan tidak diterima karena usahanya tidak sehat.

“Daripada gagal bayar kan. Di sini banyak koperasi, tapi tidak mau mengembangkan usahanya. Nanti kalau mendengar ada pinjaman baru mengurus surat-suratnya, terus macet (setoran), apalagi kalau ketuanya tidak beres,” bebernya.

Pendamping pelaku usaha ini sendiri sudah disiapkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan menyiapkan 43 pendamping untuk tahun ini dengan anggaran Rp 2,5 miliar. 43 pendamping ini akan bertugas mendampingi koperasi dan UMKM di Kaltara. Dimana terdapat 686 koperasi dan puluhan ribu pelaku UMKM.

Kementerian Koperasi dan UKM bahkan menyiapkan asesor kompetensi pendamping UMKM melalui bimbingan teknis (Bimtek) asesor, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi metode assessment. Hal ini sebagai salah satu strategi dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam program pendampingan UMKM.

Peran pendamping ini sangat dibutuhkan dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) UMKM dan menjadikan kegiatan usaha tumbuh dan berkembang. Karena itu, keberhasilan pendampingan UMKM sangat ditentukan oleh kompetensi kerja SDM pendamping, baik sebagai konsultan pendamping UMKM maupun sebagai pengelola lembaga pendamping KUMKM. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*