MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Selasa, 15 Mei 2018 12:54
Jual ke Tawau karena Kurang Pembeli
Yetna Widiyani

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Anggota Komisi II DPRD Kaltara, Yetna Widiyani mengatakan, perdagangan sumber daya alam (SDA) yang dilakukan dengan cara illegal, disebabkan tidak adanya pangsa pasar yang tersedia di beberapa wilayah Kaltara.

Selain itu, daya beli masyarakat perbatasan juga dinilai kurang sehingga menyebabkan penjualan tersebut harus dibawa ke negara tetangga, Malaysia. Tepatnya di Tawau. Bahkan, transaksi itu sudah terjadi sejak lama secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

“Harus ada pasarnya dulu untuk mengurangi fenomena itu. Kita tidak bisa salahkan masyarakat kalau menjual secara ilegal ke Malaysia. Miris melihat keadaan yang terjadi di beberapa daerah perbatasan Provinsi Kaltara. Apalagi dengan SDA yang cukup melimpah justru dinikmati oleh negara lain. Padahal, memiliki potensi untuk meningkatkan PAD kita,” ungkapnya, Senin (14/5).

Dikatakannya, di sektor perkebunan, perikanan dan pertanian di Nunukan dijual secara ilegal menuju Tawau, karena tidak tersedianya pasar. “Mungkin karena dampak dari defisit inilah sehingga pembeli dan penjual itu berkurang. Karena pangsa pasarnya di Nunukan sendiri berkurang, akhirnya mau tidak mau mereka jual ke Tawau yang lebih dekat dibandingkan daerah lainnya,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah dapat membantu agar usaha dilakukan warga dengan legal saat mengekspor. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk berperan memberikan solusi mengenai penjualan secara ilegal yang sejak lama dilakukan warga perbatasan.

“Bisa saja dijual ke Tawau, tapi harus ada izin dari Karantina dan Bea Cukai juga. Jadi, penjualan yang dilakukan bisa secara legal dan tercatat sebagai ekspor. Pemerintah juga harus menyiapkan pangsa pasar yang memiliki jual tinggi agar masyarakat tidak lagi menjual ke luar negeri secara ilegal,” sarannya. (adv/*/isa/fen)


BACA JUGA

Minggu, 27 Januari 2019 14:05

Inisiasi Pembentukan Perda Kepemudaan

DPRD Kaltara berencana menginisiasi pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang…

Kamis, 24 Januari 2019 13:01

Perhatikan Penerbangan di Perbatasan

Langkah Pemprov Kaltara menyurati manajemen NAM Air untuk meminta penjelasan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:51

Serapan Anggaran Jadi Sorotan

TANJUNG SELOR – Serapan anggaran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)…

Jumat, 04 Januari 2019 11:45

Bakal Hadir Tiga Perda Retribusi

UPAYA peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi, sudah disiapkan…

Senin, 31 Desember 2018 10:56

Maskapai Diminta Perhatikan Keselamatan Penumpang

TANJUNG SELOR - Maskapai penerbangan diimbau anggota Komisi II DPRD…

Senin, 31 Desember 2018 10:55

Kaget Ada 11 Kasus Korupsi

TANJUNG SELOR - DPRD Kaltara mendorong Polda Kaltara segera tuntaskan…

Senin, 31 Desember 2018 10:53

Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

TANJUNG SELOR – Prioritas anggaran 2019 diharapkan DPRD Kaltara lebih…

Jumat, 28 Desember 2018 12:03

Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Perbatasan

TANJUNG SELOR – Kualitas pendidikan di daerah perbatasan dan pedalaman,…

Jumat, 28 Desember 2018 12:00

Dorong Pembangunan Panti Rehabilitasi

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya menjadi perlintasan masuknya…

Jumat, 28 Desember 2018 11:58

Pilah Informasi di Medsos

TANJUNG SELOR - Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Abdul Khair…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*