MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 17 Mei 2018 13:23
Kasus Perusakan Baliho Paslon, KPU Curigai Ada Motif Tertentu
DIRUSAK OKNUM: Baliho salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dirusak.

PROKAL.CO, TARAKAN – Perusakan terhadap alat peraga kampanye (algaka) berupa baliho pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, masih ditemui. Setelah di Jalan Sei Sesayap, tepatnya di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, perusakan juga terjadi di Kelurahan Juata Laut.

Beberapa baliho pasangan calon tampak roboh. Bahkan, gambarnya pun sudah tidak ada. “Berdasarkan laporan teman-teman di bawah, ternyata hari ini (kemarin), tadi malam ada lagi kejadian satu baliho paslon 1, yang sebelumnya paslon 4 di satu titik, tapi hari yang berbeda,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan Teguh Dwi Subagyo, Rabu (16/5).

Dia mengakui temuan ini bukan yang pertama kali. Beberapa hari sebelumnya, juga sudah ditemui kasus serupa di lokasi lain. Korbannya pun sama, yakni baliho pasangan calon nomor urut 1 dan 4.

Terkait perusakan ini, Teguh menegaskan penyelenggara pemilu baik KPU maupun Panwaslu Tarakan bersama aparat penegak hukum lainnya bakal menindaklanjuti.

“Ini tetap menjadi perhatian koordinasi kami untuk langkah-langkah selanjutnya. Kami sudah melihat dan memang banyak kemungkinan motifnya,” ujarnya.

Di balik adanya motif tersembunyi dari perusakan tersebut, Teguh menilai hal ini adalah perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, pemasangan baliho dan algaka sudah jelas sebagai sarana menyampaikan dan mengingatkan kepada masyarakat bahwa 27 Juni nanti ada pemilihan kepala daerah.

Gambar yang ditampilkan dalam baliho adalah pasangan calon yang akan dipilih masyarakat. Mestinya jangan dirusak. Karena masyarakat akan mengenali calon yang akan dipilihnya pada pemilihan nanti.

“Ketika ada yang merusak, kan ini namanya mengganggu. Artinya, sebenarnya kalau begitu pelaku apa pun yang merusak itu berhadapan dengan masyarakat, secara teknis aparat,” ujarnya.

Teguh juga mengharapkan peran serta masyarakat ikut mengawasi tahapan pemilu, termasuk kampanye. Jika melihat potensi pelanggaran, segera dilaporkan ke penyelenggara pemilu.

Menurutnya, tahapan Pilkada Tarakan yang sudah berjalan selama ini, sudah baik dan situasinya pun kondusif. Tapi, munculnya persoalan ini bisa memancing suasana. Karena itu, Teguh mengimbau kepada pasangan calon dan tim suksesnya untuk dapat menahan diri dan tidak saling mencurigai.

Di pihak lain, komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan Bidang Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Zulfauzi mengaku kesulitan untuk mengungkap kasus ini, karena tidak ada laporan siapa terlapornya. Sedangkan pihaknya diberi batas waktu memprosesnya.

“Kalau dalam proses penanganan pelanggaran itu kan ada syarat formilnya. Salah satu syaratnya adalah terlapor atau pelaku. Sampai saat ini kami belum menemukan. Teman-teman kecamatan juga belum menemukan. Sementara kami ada jangka waktu 7 hari,” ujar Zulfauzi.

Namun, ia memastikan jika ada terlapornya, kasus ini bisa diproses hukum. Sebab, ada ancaman pidana yang sudah menanti. “Perusakan atau menghilangkan baliho di Pasal 187 Undang-Undang 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, ancamannya minimal 1 bulan, maksimal 6 bulan,” bebernya.

Sementara itu, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi pemasangan baliho, Jono, mengaku rusaknya baliho itu memang baru terjadi. Namun, ia tidak mengetahui siapa pelakunya. Sebelum perusakan, Jono hanya sempat melihat ada orang tak dikenal singgah di sekitar lokasi pada Selasa (15/5).

“Anak-anak yang nongkrong di sini kan memang tiap malam. Jadi mereka pulang, tapi pas kemarin hari Selasa jam 3 ada orang singgah, cuma aku enggak keluar (rumah). Mungkin orang kehujanan,” ujarnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…

Kamis, 14 Maret 2019 14:43

PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 13:23

Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Proyek RS Pertamedika Tewas

TARAKAN – Kecelakaan kerja terjadi di Tarakan. Junaidi (23), warga…

Senin, 11 Maret 2019 14:25

Sport Center Tak Dilirik Pusat

TARAKAN – Fasilitas olahraga di kompleks sport center yang belum…

Senin, 11 Maret 2019 14:23

Dari Pengalaman yang Berbuah Prestasi Internasional

TARAKAN – Para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM)…

Senin, 11 Maret 2019 14:21

Khairul-Effendhi Realisasikan Janji

Masyarakat Tarakan kini sudah bisa mengakses kemudahan layanan yang diberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*