MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 18 Mei 2018 14:32
Disperindagkop Siapkan Desain Kemasan

Beri Nilai Tambah Beras Adan dan Garam Gunung

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara berupaya untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha.

Di antaranya, adalah produk yang dihasilkan masyarakat di wilayah perbatasan seperti garam gunung dan beras Adan di Krayan, Kabupaten Nunukan.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara Hartono mengatakan, sudah menyiapkan desain untuk kemasan produk unggulan kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut. Dengan memberikan kemasan yang menarik, maka nilai tambah dari produk tersebut dipastikan akan meningkat di pasaran. Apalagi, garam gunung dan beras Adan sudah menjadi produk unggulan di Krayan.

“Dengan diberi kemasan yang menarik, maka akan diikuti dengan harga yang lebih baik untuk masyarakat. Seperti garam gunung, saat ini hanya dibungkus daun, tapi harganya Rp 50 ribu. Kalau dikemas dengan baik pasti nilainya bisa lebih bertambah,” ujarnya, Rabu (16/5).

Selain itu, dengan dikemas apik, maka bisa lebih ditingkatkan target pemasaran dari dua produk tersebut. Hartono memiliki target bisa memasarkan garam gunung dan beras Adan hingga ke Asia dan Eropa. Namun, untuk bisa terealisasi keinginan tersebut harus dibarengi dengan kualitas dan pengemasan yang sesuai standar produk di luar negeri.

Memberikan kemasan yang menarik untuk garam gunung dan beras Adan juga akan menjaga dua produk tersebut dari klaim Malaysia. Selama ini, Malaysia sering mengklaim garam gunung maupun beras Adan karena masyaralat di Krayan lebih banyak menjualnya ke negara tetangga. Sementara, jarang dijual di dalam negeri karena sulitnya transportasi untuk membawa beras tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan ke Krayan untuk melihat pembuatan garam gunung serta memberikan pelatihan untuk pengemasan garam dan beras Adan,” ungkapnya.

Beras Krayan, ujarnya, bahkan sangat disukai masyarakat di Sabah dan Brunai Darussalam karena cita rasanya. Bahkan, pada 2012 lalu pemerintah Indonesia memberikan sertifikasi Indikasi Geografis (GI) untuk beras Adan yang ditanam di dataran tinggi sebagai pengakuan atas karakteristik yang unik pada beras lokal. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*