MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 18 Mei 2018 14:42
Minta Rumput Laut Ditata
LAGI TREN: Naiknya harga rumput laut, melecut minat masyarakat Kaltara, khususnya Nunukan membudidayakannya.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengulas soal surat permohonan dari Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid untuk penataan dan pengawasan lokasi budidaya rumput laut yang kian mengancam alur pelayaran. Itu disampaikannya pada rapat staf, Senin (16/5).

 

“Saya minta kepada instansi terkait untuk melakukan penataan lokasi budidaya rumput laut di wilayah Nunukan. Jangan sampai mengganggu alur pelayaran. Kalau perlu, kerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan,” kata Irianto.

 

Gubernur juga meminta dilakukan sosialisasi mengenai zonasi wilayah perairan dan pesisir kepada masyarakat setempat. “Untuk mempermudah pengawasan, setiap pembudidaya rumput laut di Nunukan, harus dilengkapi dengan identitas khusus. Seperti kaos dengan warna atau logo tertentu. Soal ini, Pemprov siap membantunya,” ungkap Gubernur.

 

Keberadaan budidaya rumput laut di perairan Nunukan, memang tengah pesat. Berdasarkan surat dari Bupati Nunukan itu, diketahui areanya diperkirakan sudah mencapai 20 mil laut. Akibatnya, alur pelayaran penumpang dan barang dari dan ke Nunukan pun terganggu. “Kabarnya, perjalanan yang semula 2 jam, kini mencapai 3 jam lantaran speed reguler harus melalui jalur yang bebas dari titik budidaya rumput laut,” jelas Irianto.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara H Amir Bakry menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat Kaltara membudidayakan rumput laut, lantaran kini harganya meninggi. “Memang ranah untuk penindakan ada di tangan Pemprov Kaltara. Namun, saya rasa perlu juga mempertimbangkan untuk ditunda. Lantaran saat ini, harga rumput laut sedang baik dan masyarakat juga butuh pemasukan, mengingat sudah masuk Ramadan dan jelang Idulfitri,” urai Amir.

 

Hanya saja, yang patut menjadi perhatian adalah para pemukat rumput laut. “Mereka ini menggunakan pukat yang biasanya untuk menangkap ikan, untuk menjaring rumput laut milik pembudidaya secara sengaja. Ya, bisa dibilang mereka ini pencuri rumput laut,” tutupnya.(humas)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 11:07

Gubernur Resmikan RKB SMAN 1 Sebatik

SEBATIK – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meresmikan ruang…

Rabu, 16 Januari 2019 11:06

Disiplin Kerja Jadi Penekanan Gubernur

SEBATIK – Dalam rangkaian kunjungan kerja di Sebatik, Nunukan, Gubernur…

Rabu, 16 Januari 2019 11:04

Pemberkasan CPNS Berakhir 21 Januari

TANJUNG SELOR – Sesuai jadwal, masa pemberkasan bagi para peserta…

Rabu, 16 Januari 2019 10:59

YESS..!! Program Dokter Terbang Ada di 14 Wilayah

TANJUNG SELOR – Pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah tertinggal,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:57

Beri Bantuan Rumah Ibadah hingga Pelaku UKM

SEBATIK – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memberikan bantuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:08

Gubernur Sarankan Relokasi dan Hunian Pengganti

SEBATIK - Guna memastikan secara langsung progres sejumlah kegiatan pembangunan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:05

Nunukan, Wakili Kaltara Raih Penghargaan Adipura

TANJUNG SELOR – Kabupaten Nunukan menjadi satu-satunya wakil Kaltara yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:04

KP2KP Jadi KPP Mikro

TANJUNG SELOR – Sebagai ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor…

Selasa, 15 Januari 2019 13:03

Gubernur Minta Kinerja 2019 Lebih Baik

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Senin, 14 Januari 2019 12:55

Tujuh Sekolah Raih Adiwiyata

TANJUNG SELOR – Tujuh sekolah di Kaltara meraih penghargaan nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*