MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Minggu, 20 Mei 2018 14:46
Desak Pembentukan PHI di Kaltara
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Penyelesaian sengketa tenaga kerja di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Samarinda oleh buruh perusahaan di Kalimantan Utara, membutuhkan biaya besar.

Pasalnya, untuk menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan, terlebih dahulu harus mendaftar. Selain itu, juga menjalani sidang di PHI Samarinda, Kalimantan Timur.

Koordinator Wilayah (Korwil) SBSI Kaltara Yulius mengatakan, untuk mendaftar saja dibutuhkan biaya Rp 5-20 juta, yang juga digunakan untuk biaya perjalanan dan akomodasi.

“Itu biaya untuk satu kali pengurusan sementara. Buruh dan pendamping minimal harus mengikuti persidangan minimal 3 kali. Bisa Anda bayangkan berapa biaya yang dibutuhkan,” ujarnya, Sabtu (19/5).

Lanjutnya, di Kabupaten Bulungan meski baru 3 kasus yang berproses di PHI. Namun, akibat tidak memiliki biaya membuat buruh yang mengajukan perkara tidak bisa hadir di pengadilan. Hal yang sama juga dialami daerah lain di Kaltara, apalagi pendampingan ini tidak hanya dilakukan oleh SBSI di Bulungan.

“Berbeda jika PHI itu berada di Kaltara, biaya yang dikeluarkan hanya Rp 1,5 juta. Kondisi ini dikhawatirkan akan dimanfaatkan perusahaan yang berperkara dengan buruh. Untuk itu, kami berharap agar pemerintah menyikapinya dengan mengupayakan agar PHI itu terbentuk di Kaltara sehingga konflik antara buruh dengan perusahaan dapat diminimalisir,” ujarnya.

Kepala Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltara Armin Mustafa, juga membenarkan untuk menyelesaikan permasalahan buruh dibutuhkan keberadaan PHI di provinsi ke-34 ini. Dengan demikian, permasalahan hukum antara perusahaan dengan pekerja tidak diselesaikan lewat PHI Samarinda.

“Syarat untuk mendirikan PHI minimal dalam setahun tercatat ada 850 kasus hubungan industrial. Nah, di Kaltara belum capai 100 kasus, akan tetapi kita tetap akan diupayakan agar ada PHI di Kaltara sehingga rentang kendali itu dapat dipangkas,” ujarnya. (*/isa/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 13:35

Pemilih Pemula Capai Dua Digit

TANJUNG SELOR – Jumlah pemilih pemula yang didata Komisi Pemilihan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:01

Dua Pekan, 39 Budak Narkoba Diringkus

TANJUNG SELOR – Kapolda Kaltara Brigjen Indrajit merasa prihatin dengan…

Kamis, 17 Januari 2019 13:41

Sabu Rp 14 M Berakhir di Air

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memusnahkan barang bukti kasus…

Kamis, 17 Januari 2019 13:39

KTT Siapkan Rp 9 Miliar Untuk Pembangunan Markas Polres

TANJUNG SELOR – Kabupaten Tana Tidung (KTT) resmi terbentuk sesuai…

Kamis, 17 Januari 2019 13:37

Pria Ini Hilang saat Mengantar Semen

TANJUNG SELOR – Keberadaan Rustan, (50), warga Tarakan yang dilaporkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:50

Pemerintah Desa Diwanti-wanti

TANJUNG SELOR – Dana desa yang didapat Kabupaten Bulungan pada…

Rabu, 16 Januari 2019 10:49

Karena Ini, Warga Kembali ke Air Sungai

TANJUNG SELOR – Warga di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 10:46

Turun, Penduduk Miskin Masih Diangka 49.590 Jiwa

TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

LAMANYA BAH..!! Daftar Tunggu Haji 24 Tahun..!!

TANJUNG SELOR – Daftar tunggu haji di Kalimantan Utara sangat…

Selasa, 15 Januari 2019 13:01

Tak Ditanggapi Bagian Hukum

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*