MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 21 Mei 2018 14:24
Perbaikan di Apau Kayan Butuh Dana Besar
BUTUH PERHATIAN: Jalan di Apau Kayan, Kabupaten Malinau membutuhkan perbaikan yang ditaksir mencapai Rp 7 miliar.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Membangun infrastruktur jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, membutuhkan biaya besar apalagi saat ini kondisi jalan rusak cukup parah.

Ketua komisi III DPRD Malinau, Ibau Ala mengatakan, untuk menyelesaikan pembangunan dan peningkatan jalan di Apau Kayan dibutuhkan anggaran sekira Rp 7 triliun apalagi akses titik pembangunan, berlokasi cukup jauh dengan medan berat.

“Pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN) baru mengalokasikan anggaran Rp 12 miliar, sayangnya pemenang lelang proyek kementerian itu hingga kini belum melaksanakan kegiatannya di Apau Kayan dikhawatirkan ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan,” ungkapnya kepada Bulungan Post, Minggu (20/5).

Masyarakat Apau Kayan, lanjut Ibau Ala, mempertanyakan keseriusan pemerintah pusat maupun provinsi membangun infrastruktur yang sudah puluhan tahun rusak. Saat ini sedikitnya ada tujuh titik jalan yang rusak parah.

“Sepanjang 200 kilometer jalan perbatasan di sekitar wilayah Apau Kayan perlu perbaikan. Untuk itu pemerintah pusat dan provinsi diharapkan memberikan  perhatian khusus, jangan setengah hati. Selain itu, pada sepanjang jalan dibutuhkan sekitar 90 jembatan besar dan kecil yang perlu dibangun. Saat ini sebagian  besar sudah rusak. Nilai yang dibutuhkan pun cukup besar karena jembatan itu untuk melintasi sungai besar,” ujarnya.

Ditegaskannya, pihaknya menunggu keseriusan pemerintah melalui APBN untuk segera memperbaiki atau menangani jalan sepanjang 300 km dari Long Nawang hingga Long Bagun (Kaltim)

“Saat ini kegiatan yang sudah berjalan yakni pembangunan jalan Long Nawang-Long Ampung yang dikerjakan dengan sistem multiyear bernilai sekira Rp 300 miliar. Kita berharap pemerintah provinsi dan pusat dapat meningkatkan anggaran untuk Apau Kayan apalagi dampak defisit anggaran yang ada di Pemkab Malinau mengakibatkan tidak ada anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang menggunakan APBD Kabupaten Malinau 2018,” pungkasnya. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*