MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 22 Mei 2018 14:45
Balap Liar Makin Marak
JADI TEMPAT BALAPAN: Taman Berkampung kerap dilakukan sebagai tempat balapan liar.

PROKAL.CO, TARAKAN - Sekelompok remaja di Kota Tarakan, kerap melakukan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Aksi tersebut dilakukan di beberapa jalan umum seperti pada Jalan Kusuma Bangsa dan daerah Islamic Centre Baitul Izza.

Untuk Jalan Kusuma Bangsa sekelompok remaja tersebut memulai dari depan STB hingga SPBU Gunung Lingkas sedangkan Islamic Centre, remaja tersebut memulai di Areal Taman Berkampung.

Warga di sekitar lokasi merasa terganggu dengan kelakuan remaja tersebut. Andi warga Kelurahan Kampung IV mengatakan, anaknya yang masih berumur 4 bulan kerap kali menangis jika mendengar suara knalpot remaja yang sedang balapan tersebut.

“Anak saya suka menangis jika mereka sudah mulai balap liar, knalpot motor mereka sangat keras sekali nyaris semua motor mereka seperti itu,” ujarnya kepada Bulungan Post, Senin (21/5).

Ia menambahkan selain mengganggu kenyamanan, dikhawatirkan adanya korban jiwa akibat aksi balapan tersebut. Apalagi lokasi balapan tersebut merupakan jalan umum.

Di tempat yang sama, Edwin mengungkapkan sangat risih dengan kelakukan remaja tersebut. Pasalnya mereka kerap melakukan aksi balap liar di jam istirahat, seperti pukul 01.00 dan sehabis salat Subuh.

“Sebelumnya mereka  mulai sore hari tetapi karena polisi sering patroli jadi tidak lagi. Mereka menggantinya subuh sama tengah malam. Kemarin saja masyarakat yang tertabrak. Kalau beginikan kita jadi resah juga,” kesalnya.

Edwin dan Andi mengharapkan peran kepolisian agar lebih giat menertibkan aksi tersebut. Selain meresahkan juga membahayakan pengguna jalan yang lain.

Kasatlantas Polres Tarakan AKP Sarwidodo melalui Kanit Laka, Ipda A. Fandoli mengatakan, akan memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku balapan liar.

“Kami juga telah mendapat instruksi memberikan sanksi tegas berupa penyitaan kendaraan minimal 6 bulan kepada pelakunya jika tertangkap. Untuk efek jera dan juga akan melakukan pembinaan dan pemanggilan orangtua,” tutupnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:37

Parpol Ditagih LPj Bankeu

TARAKAN – Waktu bagi partai politik (Parpol) penerima bantuan keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:24

5 Tahun Gagal Persembahkan Adipura, Sofian Tak Merasa Kecewa

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepempimpinan Sofian Raga…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Waspada, Pelaku Pencurian Berkeliaran

TARAKAN – Polres Tarakan berhasil mengungkap 5 kasus pencurian yang…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Pos Laut Terpadu Tak Masuk Prioritas

TARAKAN – Harapan Pemkot Tarakan mendapatkan bantuan pemerintah pusat untuk…

Senin, 14 Januari 2019 11:43

Nasib Tiga Calon DPD Ditentukan Pekan Ini

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan segera mengambil…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:58

Pengalihan Panti Sosial Belum Jelas

TARAKAN – Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:53

Alokasi untuk Pemberdayaan Dibatasi

TARAKAN – Setelah mendapatkan kepastian penyaluran dana kelurahan dari pemerintah…

Jumat, 11 Januari 2019 11:22

Palsukan Surat Rekomendasi untuk Dapatkan BBM, Polres Bakal Telusuri

TARAKAN – Fakta terbaru terungkap pada pertemuan yang digelar Polres…

Jumat, 11 Januari 2019 11:19

ALHAMDULILLAH..!! Wilayah Kumuh Kaltara Menyusut

TARAKAN – Luas permukiman kumuh di Kalimantan Utara sudah mulai…

Jumat, 11 Januari 2019 11:15

Bekas PSK Belum Terima Uang Jaminan Hidup, Jadi Alasan Ngga Pulang Kampung

TARAKAN – Lokalisasi Bengawan Indah dan Karang Agas, resmi ditutup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*