MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 30 Mei 2018 14:36
Siapkan hingga Rp 5,28 Miliar

Warga Mulai Ramai Tukarkan Uang

PENUKARAN UANG: Perbankan telah menyiapkan uang nominal kecil untuk Lebaran.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Meskipun Lebaran masih sekitar dua pekan lagi, namun warga Tanjung Selor dan sekitarnya sudah ramai mendatangi perbankan untuk melakukan penukaran uang. Sejak 28 Mei lalu hingga kini, besaran uang pecahan yang sudah ditukarkan warga berjumlah Rp 2,4 miliar.

Seperti di Bankaltimtara yang terletak di Jalan Kolonel Soetadji, sejumlah terlihat antre untuk menukarkan uang pecahan kecil. Besaran uang nominal kecil yang dipersiapkan Bank Indonesia Perwakilan Kaltara mencapai Rp 5,28 miliar.

Rincian uang pecahan yang dipersiapkan meliputi uang Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu dan uang logam Rp 1.000. Termasuk uang pecahan Rp 500, Rp 200 dan Rp 100. Penukaran pun sudah dilakukan sejak 24 Mei lalu.

Warga Bumi Benuanta­-sebutan Kaltara- paling banyak melakukan penukaran uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 10 ribu. Pasalnya sejak dilakukan pelayanan penukaran, untuk dua jenis pecahan tersebut sudah mencapai Rp 800 juta.

Pimpinan Bidang Layanan dan Pelayanan Operasional Bankaltimtara Wahyu Winarti mengatakan, proses penukaran uang telah sesuai surat edaran Bank Indonesia Perwakilan Kaltara. Sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan warga Kaltara yang memerlukan uang pecahan.

“Batas akhir penukaran uang hingga 8 Juni mendatang. Apabila stok yang tersedia habis, kami akan meminta lagi ke Bank Indonesia Perwakilan Kaltara,” jelasnya, Senin (28/5).

Uang pecahan yang tersedia, selanjutnya pun akan disebarkan ke sejumlah perbankan yang ada di Tanjung Selor. Agar penukaran uang tidak terfokus di satu bank saja.

“Kita menindaklanjuti surat edaran Bank Indonesia Perwakilan Kaltara, untuk penukaran uang berupa lembaran maupun satu pack,” terangnya.

Dalam satu pack masing-masing uang pecahan itu jumlahnya berbeda-beda. Tetapi, warga diperbolehkan memilih uang pecahan sesuai keperluan. Dia juga mengatakan, ada batasan yang ditentukan untuk penukaran uang ini. “Seorang warga, maksimal satu pack uang pecahan dan boleh memilih,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, penukaran uang tidak dipungut biaya alias gratis.

Apabila ada warga yang melakukan penukaran uang tidak di perbankan, maka bukan menjadi tanggung jawab perbankan. “Penukaran uang lebih baik di bank, jangan melalui calo. Karena bukan jadi tanggung jawab kami,” pesannya.

Sementara itu, warga harus rela mengantre untuk mendapatkan uang pecahan yang diperlukan. “Saya mau uang pecahan kecil Rp 5.000 dan Rp 2.000. Ini saya mau tukar sebesar Rp 1 juta, untuk persiapan lebaran takutnya kehabisan,” ucap Teti salah seorang warga. Teti mengatakan, uang pecahan ini untuk dibagikan kepada anak-anak yang datang ke rumah.

Tantri, warga lain yang datang menukar uang pecahan besar dengan pecahan kecil juga untuk kebutuhan Lebaran. “Saya hampir setiap menjelang Lebaran selalu menukar uang pecahan kecil. Baik itu Rp 10 ribu, Rp 5 ribu atau Rp 2 ribu,” sebut Tantri singkat. (uno/rio)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*