MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 Juni 2018 14:42
Hewan Peliharaan Ancam Keselamatan Manusia

67 Kejadian sejak 2012 hingga Kini

PROKAL.CO, TARAKAN – Beredarnya kabar di media sosial terkait kejadian seekor anjing peliharaan menggigit warga yang terjadi di Juwata Laut, Tarakan Utara baru-baru ini, membuat Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktan) angkat bicara.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakta Kota Tarakan Sukamto mengatakan, dugaan adanya kejadian hewan peliharaan menggigit manusia bukan kali ini saja terjadi. Dari 2012 hingga 2018, sudah 67 kejadian hewan peliharaan menggigit manusia. (lebih rinci lihat grafis)

Dari data tersebut, Disnaktan Kota Tarakan pun mengimbau kepada masyarakat agar mengandangkan hewan peliharaannya agar tidak menyerang manusia.

“Kalau untuk Kota Tarakan memang dari dahulu tidak pernah ada terjadi wabah penularan rabies. Memang kalau kasus gigitan hewan kepada manusia cukup banyak. Tapi terkait kasus dugaan gigitan hewan pada manusia yang tersebar di media sosial kita belum bisa memastikan kebenarannya,” ungkapnya, Rabu (6/6).

Hingga kini, pihaknya belum mendapat laporan terkait kejadian seekor anjing yang menggigit warga di Juwata Laut tersebut. Adapun penanganan kepada masyarakat yang terkena rabies pascadigigit hewan peliharaan ujar Sukamto juga bukan ranah Distanak. Pasalnya, pengobatan merupakan ranah puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Tarakan.

“Sebab, kejadian gigitan hewan penular rabies seperti anjing ini biasanya penanganannya di puskesmas. Dalam laporannya puskesmas menyurati kami. Termasuk memberikan laporan kejadiannya di mana, pemiliknya siapa dan korbannya. tapi sampai hari ini kita juga belum terima laporan itu, jadi selama belum ada laporan artinya kita belum mengetahui kebenarannya,” sambungnya.

Meski belum memastikan kebenarannya, namun Disnaktan Tarakan tetap mencegah penularan rabies yang berasal dari hewan peliharaan tidak terjadi.

“Kalau memang kejadiannya benar dan laporannya sudah masuk kita langsung tinjau lokasinya dan akan memberi arahan bagi pemilik hewan,” ucapnya.

Disnaktan Tarakan saat ini sedang menyusun regulasi terkait hewan peliharaan yang dianggap meresahkan warga. Sehingga, pemilik hewan tidak melepaskan begitu saja hewan peliharaannya di lingkungan warga.

Mengenai pengesahan regulasi tersebut, Sukamto belum dapat memastikan. Namun, ia memastikan regulasi tersebut akan mendapat tanggapan positif dari Pemkot Tarakan.

Selain hewan peliharaan seperti anjing, Sukamto juga mengimbau agar pemilik hewan peliharaan ternak seperti sapi  juga diikat atau dikandangkan. Agar tidak mengganggu ketertiban umum seperti yang terjadi di beberapa tempat baru-baru ini.

“Regulasi ini intinya akan mengatur pemilik hewan agar lebih bertanggung jawab dengan hewan peliharaannya. Bukan hanya hewan peliharaan seperti anjing dan monyet yang pernah meresahkan warga. Tapi hewan peliharaan ternak seperti sapi juga," jelasnya.

Sebab untuk sapi sendiri, akibat tali ikatan yang terlepas hingga berkeliaran di tengah jalan raya dan memakan tanaman warga dan tanaman kota. Khususnya untuk daerah Kelurahan Kampung 1 Skip.

“Kami sebagai badan yang bertanggung jawab atas semua jenis hewan peliharaan maupun ternak mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga hewan peliharaan. Dan mengandangkannya jika hewan itu berpotensi membahayakan orang lain,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:44

Tiga Calon DPD Lolos dari Sanksi

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan memutuskan untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 10:37

Parpol Ditagih LPj Bankeu

TARAKAN – Waktu bagi partai politik (Parpol) penerima bantuan keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:24

5 Tahun Gagal Persembahkan Adipura, Sofian Tak Merasa Kecewa

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepempimpinan Sofian Raga…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Waspada, Pelaku Pencurian Berkeliaran

TARAKAN – Polres Tarakan berhasil mengungkap 5 kasus pencurian yang…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Pos Laut Terpadu Tak Masuk Prioritas

TARAKAN – Harapan Pemkot Tarakan mendapatkan bantuan pemerintah pusat untuk…

Senin, 14 Januari 2019 11:43

Nasib Tiga Calon DPD Ditentukan Pekan Ini

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan segera mengambil…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:58

Pengalihan Panti Sosial Belum Jelas

TARAKAN – Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:53

Alokasi untuk Pemberdayaan Dibatasi

TARAKAN – Setelah mendapatkan kepastian penyaluran dana kelurahan dari pemerintah…

Jumat, 11 Januari 2019 11:22

Palsukan Surat Rekomendasi untuk Dapatkan BBM, Polres Bakal Telusuri

TARAKAN – Fakta terbaru terungkap pada pertemuan yang digelar Polres…

Jumat, 11 Januari 2019 11:19

ALHAMDULILLAH..!! Wilayah Kumuh Kaltara Menyusut

TARAKAN – Luas permukiman kumuh di Kalimantan Utara sudah mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*