MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 12 Juni 2018 15:03
Sektor Non Tambang Mulai Menggeliat

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kondisi perekonomian Kalimantan Utara terus mencatatkan pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara sejak 2015-2017 tercatat sebesar Rp 208,46 triliun.

Nilai tersebut dibentuk dari 21 sektor lapangan usaha yang ada di Kaltara, baik kategori tambang dan non tambang. Kepala Biro Perekonomian Setprov Kaltara Usdiansyah mengatakan, PDRB Kaltara pada 2015 sebesar Rp 64,26 triliun, 2016 sebesar Rp 66,79 triliun dan tahun lalu sebesar Rp 77,41 triliun.

Gerak fluktuasi dalam tiga tahun tersebut, menjadi dasar perhitungan pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah. Adapun pertumbuhan ekonomi Kaltara berada pada angka 6-7 persen.

Sebagai penyumbang nilai PDRB Kaltara, sektor pertambangan dan non pertambangan memiliki fluktuasi positif yang berbanding lurus. Apabila dua sektor tersebut dipisahkan, nilai pertumbuhan ekonomi tidak mencatatkan adanya penurunan.

“Masing-masing sektor memiliki pertumbuhan yang hampir sama,” kata Usdiansyah, beberapa waktu lalu.

Usdiansyah menerangkan, jika melihat tren yang terjadi tahun ini, PDRB dari sektor non pertambangan bisa lebih meningkat. Adanya pertambahan penduduk dan percepatan pembangunan infrastruktur berperan positif dalam mendukung berjalannya sektor usaha non tambang.

“Dominasi sektor tambang dalam PDRB juga cenderung menurun setiap tahun. Ini tentu baik dalam jangka waktu panjang yang mengutamakan lapangan usaha dengan sistem ekonomi berkelanjutan,” terangnya.

Target pencapaian nominal PDRB tahun ini sendiri, Usdiansyah menjelaskan, Kaltara menargetkan adanya pertumbuhan sebesar 6,76 persen, atau setara dengan Rp 5,2 triliun. Dengan peningkatan tersebut, Kaltara ditargetkan dapat meningkatkan kontribusinya dalam membentuk struktur ekonomi regional Pulau Kalimantan.

“Saat ini, kontribusi Kaltara sebagai provinsi bungsu terhadap ekonomi Kalimantan memang paling rendah. Persentasenya masih di bawah 10 persen. Namun, apabila pertumbuhan ekonomi dapat terjaga, maka otomatis kontribusi di regional bisa mengikuti,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*