MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Selasa, 12 Juni 2018 15:08
Damri Tambah Armada
ADA PENINGKATAN: Masyarakat yang ingin mudik menggunakan jasa bus Damri.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Suasana arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri, juga mulai terlihat melalui jalur darat. Meski, tidak sebanyak melalui jalur udata dan laut. Peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan darat juga sudah terasa sejak Sabtu (9/6) lalu, walaupun kenaikannya tidak signifikan.

General Manager Kantor Cabang Damri Tanjung Selor Rahmat Santoso menjelaskan, di awal arus mudik jumlah penumpang meningkat sekitar 60 persen dibanding hari biasa.

Pada waktu normal, bus yang beroperasi di setiap rutenya masing-masing hanya satu. Namun, selama beberapa hari masa mudik, sudah dilakukan penambahan armada.

Dia mengungkapkan, rute Tanjung Selor ke Malinau yang biasanya satu bus, kini menjadi dua bus per harinya. Kemudian, jurusan Tanjung Selor ke Berau, bus yang dioperasikan mencapai tiga unit. Namun, hal itu menyesuaikan kondisi penumpang setiap harinya. Di Tanjung Selor, ada dua tempat pemesanan tiket bus Damri, yakni di Pelabuhan Kayan II dan Pasar Induk.

“Bus ke Malinau yang berangkat dua. Yang jam 09.00 Wita (Senin) sudah penuh. Ada lagi jam 13.30 Wita. Untuk yang dari Berau kemarin (Ahad) berangkat tiga, yang dua penuh dan yang satu terisi sembilan orang,” kata Ramhat saat ditemui, kemarin (11/6).

Terkait harga tiket, Rahmat menegaskan tidak ada kenaikan. Untuk semua rute, harga yang dijual seperti hari biasanya. Rute Tanjung Selor-Malinau Rp 130 ribu, Tanjung Selor-Berau Rp 50 ribu, Salang-Malinau Rp 50 ribu, dan Tanjung Selor-Mangkupadi Rp 45 ribu. Namun, rute Tanjung Selor-Mangkupadi untuk sementara tidak beroperasi karena kekurangan sopir.

“Untuk wilayah Kalimantan tidak ada kenaikan harga, tidak seperti di Jawa yang mengalami kenaikan saat Lebaran,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk keselamatan perjalanan, seluruh sopir bus yang berjumlah delapan orang juga sudah dilakukan tes urine dengan hasil negatif.

Dia mengakui tahun lalu bus yang beroperasi bisa mengangkut penumpang melebihi kapasitas. Tahun ini, hal itu tidak akan terjadi karena sudah ada komitmen dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltara.

“Antisipasinya dengan menambah bus saja,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 15:11

Disnaker Terkendala Anggaran untuk Sertifikasi

TANJUNG SELOR – Sertifikasi tenaga kerja dianggap penting Kepala Dinas…

Minggu, 24 Maret 2019 15:08

Tak Ada Ruang Khusus Caleg Gagal dan Stress

TANJUNG SELOR – Ruang khusus di rumah sakit sejumlah daerah…

Minggu, 24 Maret 2019 15:06

90.913 Lembar Surat Suara Rusak

TANJUNG SELOR – Sebanyak 90.913 lembar surat suara pemilu serentak…

Minggu, 24 Maret 2019 15:04

Jalan Rusak ‘Dicuekin’ Pemkab

TANJUNG SELOR – Jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Palas…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:19

Rumah Ibadah Bebas dari Aktivitas Kampanye

TANJUNG SELOR - Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:13

Pencuri Spesialis Beraksi Subuh Dibekuk

TARAKAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah itulah…

Jumat, 22 Maret 2019 14:23

Korban Luka Jadi Saksi Utama

TARAKAN – Penyelidikan atas insiden kebakaran di stasiun G-8 PT…

Kamis, 21 Maret 2019 14:23

Guru TK Wajib Berijazah S-1

TANJUNG SELOR – Guru-guru TK lulusan SMA yang saat ini…

Kamis, 21 Maret 2019 14:21

Ruang Rawat Inap Ditambah

TANJUNG SELOR – Bertambahnya jumlah pasien yang harus menjalani rawat…

Rabu, 20 Maret 2019 12:52

Soal Ini, Kaltara Hanya Dijatah 132 Orang

TANJUNG SELOR – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuka penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*