MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 Juni 2018 15:34
Petugas Libur, Masyarakat Jangan Buang Sampah

Pemkab Bulungan Diminta Belajar ke Tarakan

TUMPUKKAN SAMPAH: Lama tak terangkut oleh petugas, membuat sampah meluber ke jalan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di Tanjung Selor, Tanjung Palas dan Bunyu, pada Lebaran pertama dan kedua untuk tidak membuang sampah.

Dikarenakan petugas kebersihan yang biasa mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS), diberi kesempatan untuk berlebaran dengan keluarga. Adanya imbauan tersebut dibenarkan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Bulungan Sumarsana. Hal itu terangnya, dilakukan sebagai antisipasi, masyarakat membuang sampah saat Lebaran. Pasalnya petugas baru bekerja pada hari kedua Lebaran.

“Petugas pengangkut sampah tetap mengangkut saat Lebaran kedua,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, kemarin (12/6).

Pengangkutan sampah di hari kedua Lebaran, ujar Sumarsana agar tidak terjadi penumpukkan sampah yang dibuang masyarakat.

“Masyarakat tak perlu khawatir sampah tetap diangkut nanti. Bahkan cuti bersama petugas pengangkut sampah tetap bekerja,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, volume sampah selama Ramadan mengalami peningkatan dibanding hari biasanya. Peningkatan volume sampah diperkirakan hingga 270 kubik. Bahkan hari biasanya truk pengangkut membawa sampah dua kali. Berbeda selama bulan suci ini, kata dia, truk yang membawa sampah bisa tiga kali mengangkut.

“Volume sampah meningkat karena belanja masyarakat dan banyaknya sisa-sisa makanan yang terbuang,” tutupnya.

Permasalahan sampah di Ibu Kota Kaltara itu turut menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara Hamsi menyatakan, untuk urusan teknis di lapangan, pihaknya tidak memiliki kewenangan.

Kewenangan tersebut ada pada pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Namun, pihaknya juga terus berkoordinasi dan mengingatkan kepada pemkab/pemkot terkait pengelolaan sampah.

“Kami bahkan sudah menginisiasi Peduli Sampai Nasional (PSN). Pada 2025 mendatang, Kaltara harus bersih dan sampah bisa dikelola dengan baik,” terangnya beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, DLH Kaltara juga mengharap kabupaten/kota melakukan pelaporan persoalan sampah secara periodik.

Menurutnya, persoalan sampah ini perlu sebuah gerakan dari masyarakat. Yakni gerakan peduli sampah.

Gerakan tersebut ucapnya, sudah berjalan di Tarakan dan Nunukan. Jika sampah dikelola dengan baik, maka bisa menghasilkan keuntungan untuk masyarakat. Apalagi, saat ini sudah banyak orang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dari mengelola sampah. Misalnya, sampah plastik, kertas dan besi yang bisa didaur ulang dan dijual ke pengepul. Atau, sampah organik yang bisa dikelola menjadi pupuk organik.

“Jadi, sampah yang sampai ke TPA ini nantinya adalah sampah yang benar-benar tidak bisa dimanfaatkan lagi. Gerakan ini bisa dimulai dari gerakan rumah tangga melalui bank sampah. Kalau itu berjalan, maka gerakan dari rumah tangga akan mengurangi sampai dan mengubah sampah jadi hal yang produktif,” jelasnya.

Hamsi menyatakan bahwa Bulungan harus bisa bergerak cepat agar bisa mengejar apa yang dilakukan Tarakan dan Nunukan dalam mengelola sampah. Apalagi, Tarakan dan Nunukan tahun ini diusulkan oleh Pemprov Kaltara dalam penilaian Adipura. Pemkab Bulungan diharapkan bisa mencontoh hasil usaha yang dilakukan oleh Nunukan maupun Tarakan.

Dia juga mengingatkan untuk tidak hanya beralasan anggaran dalam pengelolaan sampah. “Pemerintah punya kewajiban, namun juga punya kelemahan keterbatasan anggaran. Tapi, kalau dengan gerakan masyarakat, mereka pasti akan bergerak melakukan pengelolaan untuk mengurangi sampah. Sehingga harus ada kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat,” imbuhnya.

Terkait keberadaan bank sampah di Kaltara, khususnya di Bulungan, Hamis mengaku sejauh ini belum ada. Padahal, melalui bank sampah ini bisa memberdayakan ibu rumah tangga dan pemuda yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran. Bank sampah juga bisa digunakan untuk mengurangi volume sampah dan menjadikannya lebih produktif.

“Peran pemuda, seperti Karang Taruna dan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) juga diperlukan untuk membantu mengurangi masalah sampah. Sehingga selain bisa memberdayakan masyarakat, juga mengurangi keluhan dari masyarakat soal keberadaan TPA. Bukan hanya sekadar mendaur ulang dengan konsep 3R, tapi juga menghasilkan pemasukan,” ungkapnya.

Pemerintah kabupaten juga harus melakukan upaya kreatif untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mengelola sampah dengan baik. Di antaranya melalui sosialisasi kepada masyarakat soal sampah. “Ada dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, edukasi masyarakat soal pengelolaan sampah. Kedua, sampah ini bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga masyarakat, termasuk juga peran stakeholder lainnya, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),” pungkasnya. (uno/rus/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:10

Besok Ditarget Normal

Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Tarakan dan Tanjung Selor,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:07

Pembangkit PT SAS Mati Total

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik bergilir untuk wilayah Tanjung Selor…

Jumat, 22 Maret 2019 14:20

Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas

NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat…

Jumat, 22 Maret 2019 14:17

Kapolda: Almarhum adalah Pahlawan Bangsa

Lagu gugur bunga mengiringi keberangkatan jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 14:13

Hantam Orang Menyeberang Jalan, Nyawa Mahasiswi Melayang

TANJUNG SELOR - Nasib nahas menimpa Reka (19), warga Jalan…

Kamis, 21 Maret 2019 13:48

Gelap-gelapan Lebih Panjang

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir di Bulungan, kembali dijadwalkan…

Kamis, 21 Maret 2019 13:46

Polisi KKSB Baku Tembak, Personel Brimob asal Nunukan Gugur di Papua

TANJUNG SELOR - Bharada Aldy, anggota Korps Brimob Polri dari…

Kamis, 21 Maret 2019 13:43

Pencabulan Terungkap karena Ada Bercak Darah

TARAKAN – Sungguh keterlaluan perbuatan CK (37). Warga Karang Anyar,…

Kamis, 21 Maret 2019 13:42

Tiga Jam Mengintai, Polisi Bekuk Penjudi Togel

TANJUNG SELOR – Ambo Tuwo (65), harus merasakan dinginnya ruang…

Rabu, 20 Maret 2019 11:51

Sudah 10 Hektare Lahan Terbakar di Bulungan, Pemilik Sengaja Membakar

TANJUNG SELOR – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) belum berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*