MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 21 Juni 2018 15:12
Pajak Tiket Bioskop Dipatok 35 Persen

Pengelola Minta Diturunkan, Masyarakat Haus Hiburan

MASIH SAMA: Aktivitas pengunjung di GTM tampak sepi selama libur Lebaran.

PROKAL.CO, TARAKAN – Beroperasinya bioskop XXI pascalibur Lebaran, terancam batal. Padahal, masyarakat Bumi Paguntaka-sebutan Kota Tarakan- telah menunggu alternatif hiburan tersebut segera dinikmati.

Perwakilan PT Gusher Tarakan, Agus Toni menyatakan, pihaknya terkendala dari kebutuhan interior studio yang masih dalam tahap dikirimkan.  Padahal bangunan bioskop yang berada di lantai 4 Grand Tarakan Mall (GTM) itu sudah rampung dikerjakan.

“Dalam waktu dekat ini, jika tidak ada kendala pemasangan interior akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Mengenai pajak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Agus mengakui telah menyurati Kepala Badan Pengelola Pajak Retribusi Daerah Maryam dan baru mendapat respons.

Karena berdasarkan Undang-Undang (UU) 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, untuk bioskop dikenakan pajak maksimal 35 persen.

“Mengenai (pajak) 35 persen tersebut kami berharap agar diturunkan. Pasalnya untuk Jakarta hanya 15 persen dan paling tertinggi, untuk daerah yang lain hanya 10 persen,” tegasnya.Agus berharap Pemerintah Kota Tarakan dapat memberikan pertimbangan terkait pajak daerah tersebut.

“Kalau pajaknya tetap tinggi, harga tiket lebih mahal. Bahkan terancam batal pun bisa. Tergantung dari manajemen XXI-nya. Tapi bagaimanapun kami pasti usahakan yang terbaiklah buat masyarakat Tarakan,” pungkasnya.

Seorang warga Tarakan, Eko mengatakan bahwa masyarakat sangat haus hiburan. Tanpa terkecuali dirinya yang juga menantikan beroperasinya bioskop XXI tersebut “Tidak bisa kita pungkiri lagi, memang di sini kurang hiburan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pembatalan operasional karena tingginya pajak, ia tak mau banyak berkomentar. Menurutnya, tingginya pajak akan memberi manfaat pada pembangunan daerah. Namun, di sisi lain, masyarakat yang akan dirugikan dengan tingginya harga tiket. “Kalau karena pajak terlalu tinggi sampai bioskop itu batal mau bagaimana lagi?” katanya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*