MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 12 Juli 2018 13:37
Ibu Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap
MALU: Tersangka M (pakai masker) hanya tertunduk saat diamankan di Polres Tarakan, Selasa (10/7)

PROKAL.CO, WARGA di sekitar Kuburan Muslim Selumit di Jalan KH Agus Salim RT 7 Selumit Tarakan Tengah dibuat heboh dengan kedatangan anggota Kepolisian Polres Tarakan dengan dua orang perempuan. Kemudian, rombongan tersebut menggali salah satu makam yang terletak di bagian depan kanan, yang sudah dikubur sejak dua bulan lalu, pada Senin (9/7).

Setelah dilakukan penggalian makam jasad seorang bayi, Polres Tarakan akhirnya menetapkan satu orang tersangka berinisial M, 21 tahun, ibu kandung dari bayi yang dikubur tersebut.

“Kita tetapkan M sebagai tersangka dalam kasus ini, sebab dengan sengaja membunuh bayi yang dilahirkannya sendiri. Kejadiannya sekitar dua bulan lalu sebelum bulan Ramadan. M dengan sengaja membekap bayinya sebelum menangis setelah ia lahirkan. Setelah bayinya meninggal dunia, M membawa anaknya tersebut ke Kuburan Muslim Selumit untuk dikebumikan,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan, Selasa (10/7).

Dari informasi keterangan tersangka, bayi tersebut dilahirkan pada 16 Mei lalu. Selanjutnya, M memotong tali pusar bayinya sendiri. Setelah membekap dan memastikan bayinya meniggal dunia, tersangka kemudian memanggil kakak dan temannya untuk meminta bantuan menguburkan jasad bayi yang dilahirkannya di rumah.

“Kasus pembunuhan terhadap bayi kandung yang dilakukan oleh M ini terungkap ketika ada laporan dari masyarakat mengenai pembunuhan serta menguburkan seorang dengan cara yang tidak wajar. Karena mendengar informasi tersebut, tim Jatanras Satreskrim Polres Tarakan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan M. Setelah itu yang bersangkutan mengakui perbuatan kejinya tersebut,” ungkapnya.

Selain mengakui perbuatan keji yang dilakukannya, M juga mengungkapkan alasannya membunuh darah daging yang baru saja dilahirkannya tersebut. Ia mengaku jika dirinya merasa mau bahkan menganggap hal tersebut suatu aib karena harus hamil di luar pernikahan.

Selain itu M juga takut jika diketahui oleh kedua orangtuanya. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki hasil dari hubungan terlarangnya dengan seorang pria berinisal C.

“M membunuh bayinya tersebut seorang diri. Saudaranya tersebut memang mengetahui yang bersangkutan sedang mengandung bayi dan membantunya memakamkan bayi tersebut. Namun, kakaknya tidak mengetahui jika bayi yang dilahirkan M tersebut terlebih dahulu dibunuh oleh adiknya.

Yudhistira mengungkapkan jika kasus tersebut masih terus dikembangkan untuk mencari bukti lebih kuat. Penggalian makam bayi pun dilakukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pada saat dilakukan penggalian makam, jenazah bayi tersebut hanya tinggal tulang belulang dan dibawa ke RSUD Tarakan.

”Saudaranya juga kita mintai keterangan guna mengumpulkan bukti lebih lanjut. Petugas sempat kewalahan menemukan pasangan gelap M yakni C. M mengaku tidak mengetahui alamat rumah dan tidak memiliki foto wajah dari C karena hanya selama ini berhubungan melalui SMS,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapat oleh media ini, C yang diduga ayah kandung dari bayi malang tersebut sudah diamankan di Polres Tarakan. Saat ini, pihak kepolisian telah megumpulkan barang bukti seperti tas gendong bayi, kain lap yang digunakan untuk membersihkan darah serta sebuah gunting yang digunakan untuk memotong tali pusar.

Karena perbuatannya tersebut, M dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 80 Ayat 3 dan Ayat 4, Pasal 76c UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*