MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 Juli 2018 16:12
Blank Spot Jadi Tantangan Diskominfo

Tahun Ini Lengkap BTS di 6 Titik

TELEKOMUNIKASI: Tower yang dibangun pada salah satu desa di Bulungan.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Pemerintah pusat akan memfasilitasi bagi tower telekomunikasi yang belum dilengkapi Base Transceiver Station (BTS). Lokasinya di Bulungan sebanyak 4 titik dan Nunukan, 2 titik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara Syahrullah Mursalin mengatakan, tower yang ada telah dilengkapi dengan daya listrik. Sehingga ada jaminan energi sebagai sumber operasional. 

Namun, tower tersebut belum dapat difungsikan. Diskominfo Kaltara saat ini menunggu realisasi penempatan BTS dari Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). 

“Untuk fisik menara dan power catu daya sudah tersedia,” jelasnya, pekan lalu. 

Upaya pemasangan BTS lantaran masih banyak wilayah blank spot di Kaltara. Untuk itu, pemerintah pusat ujar Syarullah, mengupayakan agar Bumi Benuanta mendapat sinyal keseluruhan lewat program Indonesia Merdeka Sinyal 2020.Wilayah yang jadi prioritas mencakup Bulungan, Kabupaten Tana Tidung Kota Tarakan. 

“Target tak hanya di wilayah perbatasan saja. Bahkan juga menyasar area perkebunan, perikanan dan pulau terluar. Termasuk di daerah yang belum dilirik pihak swasta,” sebutnya. 

Beberapa titik di wilayah perbatasan, telah rampung dikerjakan melalui adanya Program Nasional BTS Perbatasan pada tahun lalu. 

Saat itu, pemerintah pusat memprioritaskan Kabupaten Nunukan dan Malinau. Dikarenakan merupakan dalam lokasi Proyek Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) dan Lokasi Prioritas (Lokpri) melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

“Wilayah perbatasan telah difasilitasi program nasional USO 2.000 menara BTS perbatasan yang selesai tahun lalu. Saat ini dengan program baru, memfasilitasi daerah yang belum terakomodasi,” ujarnya. 

Hal yang perlu digarisbawahi, pemerintah provinsi dituntut bersikap proaktif agar meminta perhatian lebih dari pemerintah pusat. Mengingat fokus pemerintah pusat sudah bergeser dari utara Indonesia ke wilayah timur. “Ini merupakan tantangan bagi provinsi termuda di Indonesia,” pungkasnya. (uno/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:15

Polisi Tunggu BB Celana Dalam

TANJUNG SELOR – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan…

Senin, 25 Maret 2019 12:50

‘Cantik-Cantik’ Nyolong Motor

TARAKAN – Nur Aini (31), harus berurusan dengan polisi karena…

Senin, 25 Maret 2019 11:57

Gelar Sayembara, Undang Warga Ikut Coffee Morning

Media sosial menjadi salah satu sarana yang dipilih Pemkot Tarakan…

Senin, 25 Maret 2019 11:54

Peringatan Tak Mempan, Pengetap BBM Diancam Pidana 3 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Tiga unit mobil dengan tangki modifikasi, diamankan…

Minggu, 24 Maret 2019 14:59

Rumah Warga Dihantam Longsor

TARAKAN – Tanah longsor dan banjir masih menjadi persoalan serius…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:10

Besok Ditarget Normal

Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Tarakan dan Tanjung Selor,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:07

Pembangkit PT SAS Mati Total

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik bergilir untuk wilayah Tanjung Selor…

Jumat, 22 Maret 2019 14:20

Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas

NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat…

Jumat, 22 Maret 2019 14:17

Kapolda: Almarhum adalah Pahlawan Bangsa

Lagu gugur bunga mengiringi keberangkatan jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad…

Jumat, 22 Maret 2019 14:13

Hantam Orang Menyeberang Jalan, Nyawa Mahasiswi Melayang

TANJUNG SELOR - Nasib nahas menimpa Reka (19), warga Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*