MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 18 Juli 2018 14:31
PLN Tak Perkirakan Pemadaman

Akibat Kerusakan Alat dan Gangguan Hewan

SIDAK LISTRIK: Asisten Manajer Teknik PT PLN ULK Tarakan Teguh Oktavianto, mendampingi anggota Komisi VII DPR RI Ari Yusnita, melihat kerusakan peralatan di panel PLTG milik PT PLN ULK Tarakan, Selasa (17/7).

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Listrik padam selama berjam-jam yang kembali melanda kota Tarakan beberapa hari terakhir, membuat warga sangat kesal. 

Dari pantauan awak Bulungan Post, sedikitnya tiga kali terjadi pemadaman. Pertama, pada final Piala Dunia (PD) 2018, Minggu malam (15//7), yang berdurasi kurang lebih setengah jam. Hal itu membuat pecinta speak bola di Tarakan sempat tertinggal menyaksikan babak pertama. 

Mati lampu kedua yang paling lama terjadi. Dimulai sekira pukul 19.00 Wita pada Senin malam (16/7) hingga pukul 03.00 Wita pada Selasa dini hari (17/7). Setelah nyala, listrik kembali padam pada Selasa pagi berdurasi kurang lebih setengah jam dimulai pukul 07.15 Wita. 

Asisten Manajer Teknik PT PLN ULK Tarakan Teguh Oktavianto, mengungkapkan, penyebab padamnya listrik selama beberapa hari di luar perkiraan pihaknya. Selain karena kondisi alam, juga diakibatkan hewan. 

“Kalau tadi pagi itu (Selasa, red) penyebab itu ditemukan Tupai di daerah STIE, Gunung Amal, nempel di tiang kita. Misalnya ada pohon tu, dia naik baru nanti lompat ke tiang,” ujar Teguh ditemui di kantornya, Selasa siang (17/7). 

Akibat gangguan hewan itu, terjadi arus pendek atau hubung singkat. Teguh memperkirakan, sebagian daerah di Tarakan padam. Namun, ia tidak mengetahui persis daerah mana saja yang terdampak.

Sementara, padamnya listrik pada Senin malam, menurut Teguh, diakibatkan kerusakan peralatan yang ada dalam panel di Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gunung Belah yang diakibatkan hujan disertai petir pada Minggu malam. 

Menurutnya, beberapa peralatan dalam panel tersebut hangus sehingga membutuhkan waktu lama untuk memperbaikinya. Sampai Selasa siang, teknisi PT PLN ULK Tarakan juga masih berupaya memperbaiki kerusakan peralatan tersebut.  

“Ada banyak sebab. Kemungkinan besar menurut saya dikaitkan dengan kejadian sebelumnya malam minggu itu angin, petir, dan hujan. Baru sekali ini historinya nilai arus gangguan yang ter-record dalam proteksi kita itu sampai 3 ribu ampere. Menurut saya nilai itu sangat besar dan membahayakan peralatan kita,” bebernya. 

Sebelumnya pada Minggu malam, padamnya listrik dikarenakan jaringan kabel yang berada di Gunung Menangis, putus akibat sambaran kilat. Kondisi itu menyebabkan listrik padam kurang lebih setengah jam. 

Teguh tidak bisa memastikan perbaikan selesai dilakukan. Karena semua tergantung ketahanan peralatan yang dimiliki PT PLN ULK Tarakan. Namun, pihaknya berupaya menjaga kendalan listrik.

Termasuk saat pelaksaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada akhir Juli nanti. Menurut Teguh, jika melihat kemampuan daya yang dimiliki PT PLN ULK Tarakan, ia nilai cukup untuk memenuhi kebutuhan saat kegiatan nanti. Yang dikhawatirkan hanya gangguan yang diakibatkan kondisi alam. 

Saat ini, selain perbaikan terhadap kerusakan peralatan panel, pihaknya juga sedang melakukan pemeliharaan jaringan selama beberapa hari yang harus melakukan jadwal pemadaman. Namun, karena kondisi listrik sudah padam cukup lama pada beberapa hari lalu, pihaknya menunda dengan melihat kondisi keandalan listrik Tarakan. Pemeliharaan jaringan harus dilakukan untuk mendukung keandalan listrik Tarakan.  

Sementara itu, kondisi padam listrik kemarin mengundang perhatian anggota Komisi VII DPR RI, Ari Yusnita, untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor PLN ULK Tarakan pada Selasa siang (17/7).  

Setelah melihat kondisi di lapangan, Ari Yusnita memaklumi apa yang dialami PLN ULK Tarakan. Menurutnya, pihak PLN juga sudah berupaya menjaga keandalan listrik Tarakan, namun kondisi alam yang tidak bisa diduga membuat PLN harus menerima.  

“Karena kemarin di Tarakan pemadaman hampir dua hari dan saya juga mendapat laporan dari masyarakat dari telepon atau dari WA (WhatsApp) menyampaikan bahwa di Tarakan mati lampu dan nyala, hidup, nyala hidup selama lima kali. Otomatis sebagai Komisi VII di bidang ini saya langsung datang ke PLN untuk menanyakan permasalahannya,” ujar anggota Komisi VII DPR RI ini usai melakukan sidak.

“Ternyata dari yang disampaikan PLN bahwa kejadian itu dari Piala Dunia kemarin. Ada kerusakan kemarin kan hujan deras, kemudian ternyata alatnya itu kena petir, jadi jaringannya otomatis teranggu. Otomatis karena gangguan alam kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi ni,” lanjut anak dari mantan Wali Kota Tarakan, Jusuf Serang Kasim itu. (mrs/rio) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*