MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 20 Juli 2018 13:53
Petani Tambak Ancam Demonstrasi

Harga Udang Merosot, Diduga Terjadi Permainan

MUSYAWARAH: Seluruh perwakilan petani tambak di Tarakan, berunding dengan pemerintah terkait harga udang yang semakin merosot di aula SMKN 2 Tarakan, kemarin (19/7).

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN - Ratusan petani tambak di Tarakan bertemu dengan pemerintah terkait merosotnya harga udang dalam beberapa bulan terakhir. Musyarawah dilakukan di aula SMKN 2 Tarakan, Kamis (19/7), guna mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Tamsil perwakilan petani tambak mengatakan, pemerintah dianggap tidak banyak berperan dalam menyelesaikan persoalan harga udang yang terus turun. Padahal, ribuan orang bergantung pada sektor perikanan tambak.

“Jadi inti semuanya ini adalah masalah mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari kita. Dari dulu sampai sekarang harga udang itu tidak pernah bersahabat,” ungkapnya usai melakukan musyawarah kepada awak media.

Tamsil juga mengungkapkan kekesalannya mengenai penurunan harga udang secara drastis. 

“Bayangkan saja ada kemerosotan hingga tiga kali lipat dari harga sebelumnya. Harga udang itu berubah setiap harinya. Tidak semacam harga komoditi lainnya seperti ayam contohnya yang tidak berubah dalam waktu lama. Sementara udang bisa berubah dalam hitungan hari," tegasnya.

Setelah melakukan musyawarah, petani tambak akan melakukan demonstrasi. Hal itu dilakukan agar aspirasinya didengar oleh Pemerintah Kota Tarakan. 

“Tentu bukan sembarang demo, kita akan melakukan negoisasi terkait harga udang. Agar sekiranya pemerintah terutama dewan memerhatikan harganya jangan sampai merosot sekali. Kami berharap agar ini dapat didengarkan," jelasnya.

Namun, Tamsil enggan membeberkan tanggal untuk melakukan unjuk rasa. Ia mengatakan, akan mengurus izin dan menyiapkan massa lebih dahulu. Namun, ia memastikan dalam waktu dekat akan seger berdemonstrasi.

Inisiator pergerakan para petani tambak, Nurman mengatakan, harga udang yang membuat ia dan rekan-rekan satu profesi lainnya sangat dirugikan. 

Padahal ucap Nurman, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengatakan, agar harga komoditas udang terus naik dan penjualannya tetap stabil. Sayangnya, ucapan tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi di Tarakan. 

“Tentunya di Tarakan tidak berbanding lurus dengan pernyataan tersebut. Kami menyisalir ada permainan oknum di dalamnya,” jelasnya.

Nurman menjelaskan, harga jual udang yang kian turun berbanding terbalik pula dengan harga bibit, pupuk dan kebutuhan petani tambak yang justru mengalami kenaikan. 

“Harapan kami stabilkan saja harga udang dengan harga yang ada. Jangan seenaknya diturunkan, sementara segala harga kebutuhan pokok terus meningkat," ungkapnya.

Dari hal tersebut, para petani tambak berharap agar pemerintah mampu menetapkan harga seperti komoditas lainnya. Agar kesejahteraan para petani tambak juga diperhatikan, dan fasilitasnya turut disediakan. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:14

Pembibitan Jadi Opsi

TARAKAN – Persoalan larangan ekspor kepiting bertelur, mendapat perhatian Pemkot…

Minggu, 24 Maret 2019 15:02

Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Usaha Warga Jadi Sepi

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir yang kembali berlanjut, dirasakan…

Jumat, 22 Maret 2019 14:30

Beredar tanpa Izin Edar, Tim Gabungan Sita Produk Pangan asal Malaysia

TARAKAN – Tim gabungan dari berbagai instansi mengamankan aneka pangan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:54

Berharap Dapat Kebijakan Khusus

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kaltara tidak memiliki kewenangan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 14:44

Bentuk Tim Pengawas Elpiji

TANJUNG SELOR – Masih ditemukannya penjualan elpiji 3 kg di…

Minggu, 17 Maret 2019 15:03

Relaksasi DNI Belum Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Izin investasi untuk relaksasi Daftar Negatif Investasi…

Minggu, 17 Maret 2019 15:01

B20 Diyakini Kerek Harga TBS

TANJUNG SELOR – Program Biodisel 20 (B20) persen yang diberlakukan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:17

Kaltara Dapat Bantuan Rp 5 M dari Norwegia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Norwegia melalui United Nations Development Programme…

Jumat, 15 Maret 2019 14:17

Eksplorasi 26 Sumur Migas Kaltara

Sebanyak 26 titik sumur migas dari 48 titik yang dikelola…

Kamis, 14 Maret 2019 14:41

Ekspor Kayu Lapis Tak Lagi Transit

TARAKAN – Ekspor kayu lapis atau plywood asal Tarakan nantinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*