MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 23 Juli 2018 13:42
Hentikan Penularan Campak dan Rubella, Begini Usaha Dinkes Kaltara
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">DINAS Kesehatan Kabupaten Bulungan menggelar kampanye imunisasi measles rubeola (MR) di salah satu hotel di Tanjung Selor, Jumat (20/7). Dalam kampanye itu, diberikan pemahaman manfaat imunisasi MR kepada para tamu undangan yang merupakan perwakilan dari tiap sektor.

Pasalnya, masih banyak belum mengetahui tujuan dari vaksinasi MR yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Bumi Benuanta dalam waktu dekat.

Kepala Diskes Bulungan Idewan Budi Santoso mengatakan, vaksinasi MR dilakukan untuk mencegah penularan penyakit campak dan rubella. Terutama kepada anak bayi, balita dan ibu hamil.

“Apabila menyerang ibu hamil rubella dapat menyebabkan keguguran dan kematian janin. Oleh karena itu, agar tidak berakibat buruk pada masa depan anak-anak maka langkah pencegahan harus kita lakukan,” katanya.

Diskes mencatat, pada 2016 terjadi 297 kasus campak di Kabupaten Bulungan. Tahun lalu, terjadi 166 kasus campak. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan. Untuk itu demi pencegahan dan terjadi penularan wabah rubella, masyarakat perlu mendapatkan vaksinasi MR.

Imunisasi MR di Kabupaten Bulungan yaitu anak-anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun. Ditargetkan sebanyak 41.641 anak yang tersebar di 10 kecamatan dengan jumlah sasaran terbesar di Kecamatan Tanjung selor sebanyak 13.183 anak.

Diskes Bulungan memberikan pelayanan imunisasi di 437 pos yang tersebar di berbagai daerah termasuk sekolah, puskesmas dan posyandu. Juga ada 5 pelayanan pos swasta yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bisa mendapat vaksin MR.

Terkait pelaksanaan, dibantu juga oleh 242 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter, bidan, dan perawat. Kampanye imunisasi MR juga didukung oleh 824 kader kesehatan dan 837 guru sekolah yang berlangsung selama Agustus hingga September. “Saya berharap semua pihak harus dapat berperan serta untuk bersama-sama memutus rantai penularan penyakit ini,” terangnya.

Pihaknya menyediakan 3.919 vaksin yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan. Ditargetkan, selama pelayanan imunisasi MR, target tersebut dapat dipenuhi. Sehingga penularan penyakit campak dan rubeola dapat dihentikan. (*/kel/rio)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:45

Anggaran Kurang, Pembangunan Pelabuhan Sulit Dituntaskan

TANJUNG SELOR - Sejak pelabuhan Tengkayu I atau SDF Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 16:25

BPIH Turun Rp 266 Ribu

TANJUNG SELOR - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019…

Senin, 18 Maret 2019 14:37

Proses Jadi Sekolah Negeri

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara telah…

Minggu, 17 Maret 2019 15:05

Masih Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Tanjung…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:09

6 Tahun Gedung SD Dibiarkan Rusak

TANJUNG SELOR – Kondisi gedung SD 004 Jelarai Selor, sangat…

Jumat, 15 Maret 2019 14:39

Kembangkan Kreativitas di Kampus, Unikaltar Gelar Automotor Show

TANJUNG SELOR – Universitas Kaltara (Unikaltar) Automotor Show 2019 resmi…

Jumat, 15 Maret 2019 14:18

Segini Lamanya Masa Uji Coba untuk PNS Baru

Pertimbangan Teknis (Pertek), tentang penetapan Nomor Induk Kepawaian (NIP), sudah…

Kamis, 14 Maret 2019 14:46

Usulan Mobil Damkar Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki Pemkab…

Kamis, 14 Maret 2019 14:30

Jaksa Kirim Memori Banding

TANJUNG SELOR – Perkara dugaan pelanggaran pemilu oleh calon DPD…

Kamis, 14 Maret 2019 14:26

Perpanjang Masa Laporan Pindah Memilih

Masa pengurusan bagi masyarakat yang akan pindah memilih melalui formulir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*