MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 29 Juli 2018 13:42
Pengeluaran Masyarakat Kaltara Cukup Tinggi

Peringkat Lima Nasional, Paling Tinggi di Perkotaan

KEBUTUHAN: BPS mencatat pengeluaran untuk konsumsi dan nonkomsusi berada peringkat lima nasional.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Pengeluaran rata-rata normal masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara), untuk konsumsi makanan dan nonmakanan di angka Rp 1.406.997. 

Berdasarkan catatan itu, Kaltara menjadi tertinggi kelima nasional dan peringkat kedua khusus Pulau Kalimantan. Setelah Kalimantan Timur yang mencatat nilai sebesar Rp 1.510.854. 

Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim-Kaltara Atqo Mardiyanto mengungkapkan, mengacu pada data yang dikeluarkan langsung BPS, bahwa rata-rata uang untuk konsumsi masyarakat di kota, berada cukup tinggi, bila dibandingkan dengan masyarakat di desa. Secara persentase, perbandingannya mencapai 68 persen. 

“Di perkotaan sebesar Rp 1.624.439 dan di pedesaan Rp 1.106.282. Perbedaan ini dipengaruhi oleh komponen kebutuhan konsumsi dan juga pendapatan dari masyarakatnya,” ucapnya, Jumat (27/7). 

Apabila diklasifikasikan berdasarkan kebutuhannya, kata dia, terdapat pola yang sama antara masyarakat di desa dan di kota. Uang yang dialokasikan untuk kebutuhan makanan, lebih kecil dibandingkan untuk kebutuhan nonmakanan. 

Seperti di desa, untuk makanan sebesar 47,49 persen dan non makanan 52,51 persen. Lalu di kota, untuk makanan sebesar 48,44 persen dan non makanan 51,56 persen. “Jika diakumulasikan, persentase pengeluaran untuk makanan sebesar 48,12 persen. Sedangkan untuk nonmakanan 51,88 persen,” sebutnya. 

Berkaitan dengan struktur masyarakat yang mampu memiliki pengeluaran di atas rerata daerah, menurutnya sebesar 34,75 persen. Sedangkan 62,25 persen lainnya, tercatat berada di bawah rerata daerah. 

Secara rinci sebesar 5,65 persen untuk masyarakat dengan pengeluaran dari Rp 300 ribu sampai Rp 499 ribu. Kemudian 14,86 persen berasal dari masyarakat dengan pengeluaran sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 749.999. Berikutnya sebanyak 18,26 persen masyarakat, memiliki pengeluaran untuk konsumsi sebesar Rp 750 ribu sampai dengan Rp 999 ribu. 

Terakhir 26,47 persen masyarakat mengeluarkan uang untuk konsumsi sebesar Rp 1 juta hingga Rp 1.499.000. “Apabila dibandingkan provinsi lain di Kalimantan. Persentase masyarakat yang mengeluarkan uang untuk konsumsi makanan dan non makanan di atas Rp 1,5 juta ini, juga paling banyak di Kaltara setelah Kaltim,” ujarnya. (uno/rio)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*