MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 01 Agustus 2018 13:57
Harga Ayam Potong Masih Mahal

Diakibatkan Larangan Penggunaan Antibiotik

JAMIN KESEHATAN: Beberapa petugas mengecek kesehatan bibit ayam di salah satu distributor di Tarakan, kemarin (31/7)

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Lonjakan harga kembali terjadi. Sebelumnya, pada perayaan Lebaran harga ayam potong mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Kini, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Tarakan kembali meroket. 

Nurul, salah seorang pedagang di Pasar Gusher, Tarakan mengatakan, harga ayam potong kini Rp 65 ribu per kilogram. Padahal harga normal ayam potong hanya Rp 45 ribu per kilogram.

“Harga dari pemilik kandang yang dinaikan, jadi dari pada tidak ada untungnya,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, Wiprartono Soebagio mengatakan, tingginya harga daging ayam diakibatkan menurunnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Pengaruh kurs ujarnya, turut memengaruhi sejumlah harga pangan, tidak hanya ayam potong saja.

Penyebab kedua, adanya kebijakan nasional terkait peternakan ayam potong atau tidak boleh lagi menggunakan antibiotik.

“Antibiotik itu nantinya akan menambah berat badan ayam. Sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi memakai obat yang memacu pertumbuhan ayam agar cepat besar,” ungkapnya kepada Bulungan Post, Selasa (31/7).

Untuk diketahui, penggunaan antibiotik atau obat perangsang pertumbuhan pada ayam potong maupun petelur dapat memicu kanker pada manusia jika dikonsumsi.

Pria yang akrab disapa Sony ini mengatakan, kebijakan tersebut sangat berdampak terhadap lambatnya pertumbuhan ayam potong dan petelur. Hal itu menyebabkan pasokan ayam potong di pasaran pun terganggu.

Nah karena itulah pertumbuhan ayam tidak optimal, yang sebelumnya 2 kilogram per ekor kini hanya 1,6 kilogram per ekor. Biasanya masyarakat membeli 2 kilogram seekor, kini 2 ekor baru 2 kilogram. Jadi stok itu tidak kosong melainkan berat badannya yang menyusut,” jelasnya.

Terakhir, dimusnahkannya kurang lebih 1,5 miliar ayam dieliminasi dengan cara dibakar karena mengandung antibiotik. Hal tersebut juga berlaku bukan hanya untuk ayam potong melainkan juga untuk ayam petelur. “Jadi potensi ayam petelur menurun, menyebabkan produksi ayam potong berkurang,” ungkapnya. 

Sony mengakui jika selama ini untuk memenuhi kebutuhan daging ayam pihaknya mendatangkan ayam yang berasal dari Bulungan dan Berau. Serta mendatangkan daging beku sebagai subtitusi atau pengganti yang banyak tersebar di supermarket yang ada di Tarakan. “Tapi itu sebagai subtitusi ya,” pungkasnya. (*/ade/rio)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:14

Pembibitan Jadi Opsi

TARAKAN – Persoalan larangan ekspor kepiting bertelur, mendapat perhatian Pemkot…

Minggu, 24 Maret 2019 15:02

Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Usaha Warga Jadi Sepi

TANJUNG SELOR – Pemadaman listrik bergilir yang kembali berlanjut, dirasakan…

Jumat, 22 Maret 2019 14:30

Beredar tanpa Izin Edar, Tim Gabungan Sita Produk Pangan asal Malaysia

TARAKAN – Tim gabungan dari berbagai instansi mengamankan aneka pangan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:54

Berharap Dapat Kebijakan Khusus

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kaltara tidak memiliki kewenangan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 14:44

Bentuk Tim Pengawas Elpiji

TANJUNG SELOR – Masih ditemukannya penjualan elpiji 3 kg di…

Minggu, 17 Maret 2019 15:03

Relaksasi DNI Belum Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Izin investasi untuk relaksasi Daftar Negatif Investasi…

Minggu, 17 Maret 2019 15:01

B20 Diyakini Kerek Harga TBS

TANJUNG SELOR – Program Biodisel 20 (B20) persen yang diberlakukan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:17

Kaltara Dapat Bantuan Rp 5 M dari Norwegia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Norwegia melalui United Nations Development Programme…

Jumat, 15 Maret 2019 14:17

Eksplorasi 26 Sumur Migas Kaltara

Sebanyak 26 titik sumur migas dari 48 titik yang dikelola…

Kamis, 14 Maret 2019 14:41

Ekspor Kayu Lapis Tak Lagi Transit

TARAKAN – Ekspor kayu lapis atau plywood asal Tarakan nantinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*