MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 01 Agustus 2018 14:03
Begini Jika Pasar Belum Ada Pengelolanya...
SEPI PEMBELI: Pasar yang berada di belakang Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau belum dikelola dengan baik.

PROKAL.CO, class="p1">MALINAU – Kompleks Pusat Kuliner Pelangi, Malinau yang berada di Jalan Panembahan terdapat sebuah pasar yang berada tepat di tepi Sungai Sesayap. Sayangnya, pasar yang menyediakan 16 lapak ikan dan 9 lapak sayuran itu justru sepi pembeli. Padahal pasar tersebut terbilang baru. Pada Mei lalu, baru dioperasikan.

Para pedagang pun mengeluhkan lesunya perputaran Rupiah di tempat tersebut. Yuli, seorang pedagang sayur mengeluhkan fasilitas pasar, terutama akses jalan yang menurutnya belum baik.

“Baru saja satu bulan kami di sini sudah ada Satpol PP yang menaruh plang di depan Gerbang Komplek Pelangi yang melarang Kendaraan roda dua masuk ke dalam pasar. Akibatnya berkurang pembeli yang masuk,” keluh Yuli saat diwawancara Bulungan Post, Selasa (31/7).

Pedagang lainnya juga mengeluhkan kondisi pasar yang sepi. Menurut seorang pedagang sayur lainnya, Mama Yoga, 35 tahun, mengaku pemasukannya sangat kurang.

“Pemasukan kami kurang setelah pindah ke sini. Masih banyak yang belum tahu pasar di sini sudah dibuka,” ucapnya.

Lokasi pasar yang berada di bagian belakang Kompleks Kuliner Pelangi menyebabkan belum ada masyarakat yang tahu. Bahwa ada pasar sayuran dan ikan. 

Tidak adanya badan atau lembaga yang ditunjuk untuk mengelola pasar, juga membuat pemanfaatan pusat perdagangan itu kurang maksimal. Padahal, inisiasi untuk membangun pasar dengan ukuran kecil berasal dari Kecamatan Malinau Kota. 

Ketua RT 006, Irianto yang mengawasi pasar tersebut karena berada di wilayahnya mengatakan, lapak disediakan oleh pemerintah kecamatan. Namun, hingga kini belum ada instansi resmi yang mengurus pasar tersebut. 

“Pasar disediakan kecamatan, pastinya RT 006 menjadi koordinator di lapangan karena masuk dalam wilayah kami,” pungkas Irianto. (*/rif/rio) 


BACA JUGA

Jumat, 12 Juli 2019 13:53

Bulungan Akan Menyusul

TANJUNG SELOR – Pengurangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis…

Kamis, 11 Juli 2019 15:07

Pemkot Tarakan Lobi Air Asia

TARAKAN – Maskapai yang membuka penerbangan ke Tarakan, kembali bertambah.…

Rabu, 10 Juli 2019 14:07

Siapkan Lahan Pertanian Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah pusat melalui Kemeterian Pertanian (Kementan) menginstruksikan…

Rabu, 10 Juli 2019 14:05

Bentuk BUMD Untuk Kelola Perikanan

TARAKAN - Perikanan dan kelautan kini menjadi sektor primadona Tarakan.…

Rabu, 10 Juli 2019 13:50

Hanya Sampai November

SUBSIDI ongkos angkut (SOA) barang yang dialokasikan melalui APBD Kaltara…

Selasa, 09 Juli 2019 14:15

273 Koperasi di Kaltara Tidak Aktif

TANJUNG SELOR – Dari 747 koperasi yang berdiri di Kalimantan…

Selasa, 09 Juli 2019 14:08

Okupansi Hotel Hanya 20 Persen

TARAKAN – Pengusaha hotel yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan…

Minggu, 07 Juli 2019 20:53

Permudah Regulasi Izin Usaha

TANJUNG SELOR - Regulasi pemberian izin untuk pelaku usaha dari…

Minggu, 07 Juli 2019 20:45

DPKP Upayakan Cadangan Pangan, Gimana Caranya..??

TANJUNG SELOR – Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang…

Kamis, 04 Juli 2019 11:58

DPKP Petakan Kerawanan Pangan

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*