MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 06 Agustus 2018 14:01
Pemberian Vaksin MR Tetap Berjalan
TETAP BERLANJUT: Para SMP Negeri 1 Tanjung Selor disuntik vaksin MR beberapa hari lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemberian vaksin Measles Rubella (MR) telah memasuki hari kelima. Meskipun vaksin tersebut menuai pro-kontra di kalangan masyarakat ihwal kehalalan, namun program tersebut tetap dijalankan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Usman mengungkapkan, vaksin MR saat ini masih proses untuk mendapatkan label halal. Bukan berarti vaksin yang tersedia tersebut tidak halal. Hal itu berdasarkan hasil pertemuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Jadi tantangan tersendiri ketika adanya pro-kontra terjadi. Meskipun begitu program ini tetap harus berjalan,” jelasnya, Ahad (5/8).

Vaksin MR, lanjutnya, merupakan program pemerintah pusat yang mesti didukung. Sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit campak, baik bagi anak-anak hingga remaja di bawah 15 tahun.

Akan tetapi, dengan beredarnya isu yang membuat masyarakat resah, sehingga tidak bersedia anaknya diberikan vaksin MR. Pada dasarnya, kata dia, bisa menerima jika ada masyarakat yang menolak agar anaknya divaksin.

“Petugas kesehatan tetap melanjutkan tugasnya dengan memberikan vaksin kepada masyarakat lainnya,” ungkapnya. Apabila ada masyarakat yang bersikeras menolak, maka petugas kesehatan tidak bisa memaksa.

Sambil menunggu edaran dari Kemenkes, terkait halalisasi vaksin tersebut, peran Dinas Kesehatan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sejak pemberian vaksin ini, capaian sudah diangka 10 persen. Meskipun untuk target nasional yang ingin dicapai sebesar 95 persen.

“Kita tetap optimistis capaian sasaran bisa terwujud. Jika masih ada yang belum diberikan vaksin, petugas kesehatan lakukan sweeping ke rumah-rumah warga,” terangnya.

Dikatakan Usman, agenda sweeping mendatangi rumah warga, yang anaknya belum diberikan vaksin akan dilakukan pada September. Termasuk ke sejumlah sekolah, bagi pelajar yang belum disuntik vaksin.

Untuk pemberian vaksin di wilayah Kaltara, target sasaran sebanyak 200.379 anak. Sesuai batasan umur mulai 9 bulan hingga dibawah 15 tahun. (uno/rio)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 15:11

Disnaker Terkendala Anggaran untuk Sertifikasi

TANJUNG SELOR – Sertifikasi tenaga kerja dianggap penting Kepala Dinas…

Minggu, 24 Maret 2019 15:08

Tak Ada Ruang Khusus Caleg Gagal dan Stress

TANJUNG SELOR – Ruang khusus di rumah sakit sejumlah daerah…

Minggu, 24 Maret 2019 15:06

90.913 Lembar Surat Suara Rusak

TANJUNG SELOR – Sebanyak 90.913 lembar surat suara pemilu serentak…

Minggu, 24 Maret 2019 15:04

Jalan Rusak ‘Dicuekin’ Pemkab

TANJUNG SELOR – Jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Palas…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:19

Rumah Ibadah Bebas dari Aktivitas Kampanye

TANJUNG SELOR - Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:13

Pencuri Spesialis Beraksi Subuh Dibekuk

TARAKAN – Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah itulah…

Jumat, 22 Maret 2019 14:23

Korban Luka Jadi Saksi Utama

TARAKAN – Penyelidikan atas insiden kebakaran di stasiun G-8 PT…

Kamis, 21 Maret 2019 14:23

Guru TK Wajib Berijazah S-1

TANJUNG SELOR – Guru-guru TK lulusan SMA yang saat ini…

Kamis, 21 Maret 2019 14:21

Ruang Rawat Inap Ditambah

TANJUNG SELOR – Bertambahnya jumlah pasien yang harus menjalani rawat…

Rabu, 20 Maret 2019 12:52

Soal Ini, Kaltara Hanya Dijatah 132 Orang

TANJUNG SELOR – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuka penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*