MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 06 Agustus 2018 15:59
Bentuk Tim Pengawas Beasiswa Kaltara Cerdas

Pendaftaran Pemohon Sudah Dibuka

CERDASKAN KALTARA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama siswa SLTA, baru-baru ini. Tahun ini, Pemprov Kaltara melalui Dewan Pendidikan kembali menggulirkan bantuan beasiswa Kaltara Cerdas.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Program beasiswa Kaltara Cerdas yang diprakarsai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara, tahun ini kembali digulirkan.

 

Tahapan awal program ini telah diumumkan kepada masyarakat untuk mendaftar melalui Dewan Pendidikan Kaltara selaku pengelola dana beasiswa tersebut.

 

Dari alokasi anggaran sebesar Rp 14 miliar melalui APBD Kaltara 2018, sebesar Rp 11 miliar di antaranya untuk bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018. Sementara, selebihnya untuk biaya operasional, serta bantuan pemberian reward keluar negeri bagi guru dan siswa berprestasi.

 

Terkait dengan program tersebut, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta agar dalam pengelolaan dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran.

 

Gubernur menegaskan, untuk pengawasan pengelolaan dana tersebut, dirinya akan membentuk tim pengawas yang terdiri dari beberapa orang di luar Dewan Pendidikan. “Penyaluran program Kaltara Cerdas sebelum-sebelumnya sudah cukup bagus. Hanya saja, ada beberapa hal yang tetap perlu dievaluasi dan diperbaiki. Yang jelas, saya minta transparansi dan harus tepat sasaran,” tegas Irianto.

 

Perlunya dibentuk tim pengawas, kata Gubernur, agar pelaksanaan bantuan tahun ini tidak keluar dari konteks yang diinginkan. Juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemprov Kaltara mengenai penggunaan anggaran untuk kemaslahatan masyarakat Kaltara.

 

Tim itu, lanjutnya, akan diperkuat dengan surat keputusan (SK) gubernur. Sementara, tim ini sendiri diisi oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan instansi lain yang terkait.

 

“Tugas tim ini untuk mengawasi pelaksanaan penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas 2018,” papar Gubernur.

 

Dikatakan Gubernur, personel yang berada di dalam tim pengawasan ini, diharapkan mampu dan cakap untuk memenuhi ekspektasi yang diinginkan pemerintah, juga masyarakat. “Tim Pengawas ini, memang baru tahun ini kita bentu. Ini berdasarkan evaluasi dan masukan-masukan dari masyarakat. Tujuannya, untuk meminimalisir adanya keluhan masyarakat utamanya para calon penerima bantuan,” tambah Irianto.

 

Gubernur juga meminta agar penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas lebih baik dari tahun sebelumnya, utamanya bisa tepat waktu. “Saya telah menginstruksikan agar tahapan pemberian bantuan Kaltara Cerdas tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Kalau bisa, mulai dari pengumuman lalu pendaftaran dan verifikasi dapa terselesaikan dalam 2 bulan ini. Untuk pencairannya, minimal Oktober atau selambatnya November harus sudah selesai,” tegasnya.

 

Sementara itu, Dewan Pendidikan Kaltara telah mengumumkan pemberian bantuan beasiswa Kaltara Cerdas 2018 sejak beberapa hari lalu. Menindaklanjuti pengumuman itu, Dewan Pendidikan mulai melakukan monitoring dalam setiap tahapan yang akan dilakukan.

 

“Sasaran Kaltara Cerdas tahun ini pelajar SMA/SMK juga mahasiswa Kaltara. Baik yang berkuliah di Kaltara maupun di luar Kaltara,” kata Herwansyah, Ketua Dewan Pendidikan Kaltara.

 

Setelah diumumkan, tahapan selanjutnya, kata Herwansyah, adalah pendaftaran calon penerima bantuan beasiswa. “Persyaratannya kurang lebih sama dengan tahun lalu. Perubahan ada, tapi tidak signifikan. Dan, harapan kami persyaratan itu tidak memberatkan calon penerima bantuan,” urainya.

 

Dalam pengumuman Dewan Pendidikan Nomor 003.086/DP-Kaltara/VII/2018 tentang Penerimaan Proposal Bantuan Dana Pendidikan ‘Beasiswa Kaltara Cerdas’, disampaikan bahwa beasiswa ini diperuntukkan bagi Mahasiswa Program Diploma, S-1/D-4, S-2, S-3, Kedokteran dan Pendidikan Profesi Bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2018, mempersyaratkan standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal. (Selengkapnya lihat infografis)

 

Yang harus diperhatikan di antara syaratnya calon penerima bantuan tidak berstatus calon PNS atau PNS, TNI/Polri atau pegawai tetap BUMN/BUMD. “Juga tidak boleh menerima bantuan biaya pendidikan dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang bersumber dari APBD dan APBN,” jelas Herwansyah.

 

Disyaratkan pula bagi mahasiswa yang mengajukan beasiswa stimulan kurang mampu agar melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. “Untuk mahasiswa penyelesaian tugas akhir, wajib melampirkan proposal tugas akhir beserta lembar persetujuan yang telah ditandatangani oleh dosen pembimbing,” ujarnya.

 

Ditambahkan, berkas atau proposal permohonan bantuan beasiswa ini, diajukan kepada Dewan Pendidikan Kaltara, mulai 1 Agustus hingga 14 September 2018 selama jam kerja (Senin hingga Jumat). “Berkas akan diterima panitia, jika telah lengkap,” kata Herwansyah.

 

Lebih lanjut Herwansyah mengatakan, Dewan Pendidikan juga mendapatkan kepercayaan Pemprov Kaltara untuk mengelola program studi banding ke luar negeri bagi pelajar atau mahasiwa dan guru berprestasi di Kaltara.

 

“Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 1,5 miliar untuk tahun ini. Targetnya, total 20 guru dan pelajar berprestasi akan dikirim ke luar negeri untuk mengikuti studi banding selama 10 hari. Destinasinya, negara-negara maju di Eropa,” sebutnya.

 

Tak hanya itu, seperti tahun lalu, Pemprov juga memberikan reward berupa beasiswa  bagi siswa/siswi SMA dan SMK di Kaltara yang berprestasi.

“Sekarang kita mulai proses pendaftaran dari calon penerima bantuan. Seperti biasa, berapapun calon pendaftar yang masuk akan diproses dan diverifikasi, sebelum kita tetapkan siapa saja yang berhak memperoleh bantuan beasiswa,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:55

Gubernur Ajak Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

Satpol Diinstruksikan Razia ASN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:53

Gubernur Ingatkan ASN soal Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil maupun PNS harus…

Selasa, 19 Maret 2019 14:52

Gubernur Minta KMJ Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta…

Senin, 18 Maret 2019 16:30

Gubernur Tekankan Penggunaan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 18 Maret 2019 16:28

Kementerian PUPR Tinjau Pembangunan Kanal Antarmoda

TARAKAN – Menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 600/984.1/PUPR-PERKIM/GUB…

Senin, 18 Maret 2019 16:27

Pemanfaatan Air Permukaan Masih Dikedepankan

TARAKAN – Kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, perubahan iklim global…

Jumat, 15 Maret 2019 14:46

K3S Kaltara Ditarget 9.653 BOPD

TANJUNG SELOR – Pada tahun ini, target lifting bagi Kontraktor…

Jumat, 15 Maret 2019 14:44

Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

TANJUNG SELOR – Kegiatan “Respons Kaltara” edisi ke-XXXI yang digelar…

Jumat, 15 Maret 2019 14:42

Tim RCEC GMF-BRI RRT Akan Kunjungi KIPI

TANJUNG SELOR – Dijadwalkan, pada hari ini tim Regional Comprehensive…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*