MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 10 Agustus 2018 15:49
27.439 Liter Solar Diamankan
BARANG BUKTI: Kapal SPOB yang mengangkut BBM diduga ilegal, diamankan di dermaga Mako Lantamal XIII/Tarakan.

PROKAL.CO, class="p1">PENYELENDUPAN bahan bakar minyak (BBM) mulai marak terjadi di wilayah perairan Kaltara. Itu diketahui setelah Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal)  XIII Tarakan menangkap transaksi yang dilakukan dua kapal SPOB (Self Propelled Oil Barge).

Awalnya, Lantamal XIII Tarakan mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa marak terjadi kegiatan transaksi BBM ilegal di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT). 

Lantamal XIII Tarakan kemudian menugaskan tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) untuk melakukan pengumpulan data dan pengintaian selama kurang lebih seminggu. 

Benar saja. Pada Senin (6/8), sekira pukul 20.39 Wita, tim intelijen Lantamal XIII dan Pos AL KTT yang melaksanakan penyisiran di perairan Sesayap, menemukan 2 kapal SPOB, yakni Tidung Pala Indah dan Rizki-03, sedang melakukan kegiatan transaksi atau pengisian BBM.  

“Hari Senin kita bisa mendapatkan ada dua SPOB tertangkap tangan sedang melakukan proses perpindahan bahan bakar,” ujar Komandan Lantamal XIII Tarakan Kolonel Laut (P) Judijanto, Kamis (9/8). 

Tidak ada perlawanan berarti kala anggota Lantamal XIII/Tarakan memergok transaksi tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, kapal SPOB Rizki-03, tidak dilengkapi dokumen kelengkapan kapal maupun muatan. 

Sedangkan kapal SPOB Tidung Pala Indah yang melaksanakan bongkar muat, tidak dilengkapi adanya surat izin dari Syahbandar terkait transfer BBM ke SPOB Rizki- 03.

Kedua kapal SPOB saat ini diamankan di dermaga Mako Lantamal XIII Tarakan. Sementara 12 anak buah kapal (ABK) sedang dilakukan pemeriksaan oleh personel Lantamal XIII Tarakan. 

 

Menurut Judijanto, kedua kapal SPOB tersebut diduga melakukan kegiatan transaksi BBM ilegal jenis MT-88 atau solar industri sebanyak 27.439 liter, dari yang direncanakan sebanyak 35.000 liter. 

 

Mereka sudah melakukan beberapa kali, informasi awal demikian. Kita akan buktikan. Kita sedang dalami itu,” ujar Alumni Akademi Angkatan Laut angkatan 32 tahun 1987 ini.
Judijanto juga belum bisa menyimpulkan apakah dugaan transaksi BBM ilegal ini dilakukan secara terorganisasi atau individu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mrs/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…

Kamis, 14 Maret 2019 14:43

PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 13:23

Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Proyek RS Pertamedika Tewas

TARAKAN – Kecelakaan kerja terjadi di Tarakan. Junaidi (23), warga…

Senin, 11 Maret 2019 14:25

Sport Center Tak Dilirik Pusat

TARAKAN – Fasilitas olahraga di kompleks sport center yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*