MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:56
Siapkan 16 Ribu Kuota Sertifikat Tanah
Hendarto

PROKAL.CO, class="p1">WARGA Tarakan yang memiliki tanah namun belum sempat mengikuti program nasional pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) pada tahun lalu, jangan khawatir.

Tahun ini pemerintah pusat masih menyiapkan kuota bagi warga Tarakan untuk bisa mendapatkan pengakuhan hak tanah mereka melalui sertifikat kepemilikan tanah.

Jika tahun lalu Pemerintah Pusat menyediakan kuota 10 ribu, tahun ini jumlahnya lebih banyak, yakni mencapai 16 ribu. Namun, dibagi dalam dua jenis.   

“Yang sertifikat 6 ribu, yang hanya peta bidang, 10 ribu,” ujar Kepala Seksi Hubungan Hukum kantor BPN Tarakan Hendarto, ditemui awak media, Rabu (8/8). 

Pembagian jenis ini berdasarkan anggaran yang disiapkan Pemerintah Pusat. Untuk PTSL berupa kepemilikan sertifikat telah disiapkan anggaran mulai dari pengukuran, pemeriksaan, hingga penerbitan sertifikatnya. Sedangkan untuk program peta bidang hanya disiapkan anggaran pengukurannya. 

Khusus program peta bidang, jika ingin mendapatkan sertifikat, pihaknya menungggu kepastian anggaran dari pusat. Atau kalau tidak ada, warga bisa mengajukan pembuatan sertifikat dengan biaya yang sudah diatur dalam aturan.  

“Ya itukan terggantung luasan. Rumusnya semua ada di Peraturan Pemerintah nomor 128/2015 berkaitan dengan PNBP (penerimaan negara bukan pajak). Jadi dengan luas sekian, anggarannya sekian ada di sana. Jadi kalaupun kita bingung nih masyarakat, datang saja ke loket. Aku nih punya tanah segini luasnya, ini suratnya, berapa biayanya. Dihitungkan sama ini. Kalaupun tidak dihitungkan lapor sama saya,” tuturnya. 

Dari realisasi kuota yang disiapkan Pemerintah Pusat tahun ini, Hendarto menyebut untuk program kepemilikan sertifikat sudah ada 2 ribuan usulan yang telah diproses menjadi sertifikat. Selebihnya masih tahap proses. Sedangkan untuk program peta bidang, ada sekitar 5 ribuan usulan yang sudah diproses dari rencana 10 ribu kuota. 

Hendarto menyebut, faktor sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala. Sebab, pihaknya hanya memiliki beberapa pegawai untuk melayani ribuan permohonan PTSL ini. Selain SDM, masyarakat yang mengajukan permohonan juga dinilai kurang aktif dalam melengkapi berkas-berkasnya. “Banyak kesulitan,” imbuhnya. 

Padahal, menurut Hendarto, pemerintah sudah sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus SPTL. Cukup melengkapi persyaratan-persyaratan yang diminta. Seperti foto copy KTP, kartu keluarga serta surat pemberitahuan pajak terhutang pajak bumi bangunan (SPPT PBB), sudah bisa mengajukan permohonan.  

“Pokoknya PTSL itu banyak kemudahannya deh. Masa sekarang sudah dipermudah itu susah juga warga? bagaimana warga cepat melengkapi, warga cepat ya kita juga cepat. Tapi kalau warganya lambat ya kita juga kalang kabut. Sedangkan kita punya target-target yang harus diselesaikan,” tuturnya. 

Adapun anggaran untuk mengurus PTSL ini, Hendarto memastikan gratis untuk pengukuran, pemeriksaan hingga penerbitan sertifikat. Hanya saja, Pemkot Tarakan mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang biaya untuk kepeluan lainnya.  

“Contohnya yang seperti materai, termasuk juga untuk wara-wiri sana sini, RT, lurah, itu sudah ada di perwali, edaran Rp 250 ribu yang boleh dipungut,” bebernya.  

Untuk tahun lalu, sebanyak 10 ribu kuota disiapkan Pemerintah Pusat bagi warga Tarakan. Dari jumlah itu, baru kurang lebih 500 sertifikat yang sudah jadi untuk warga Kelurahan Karang Balik dan Karang Anyar Pantai. Sedangkan kelurahan lain sedang dalam proses mengingat keterbatasan SDM. (mrs/rio) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*