MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:58
Label Halal Tertunda, Imunisasi MR Tetap Berlanjut
TERUS DIJALANKAN: Seorang anak menangis diberi vaksin MR oleh petugas kesehatan. Diskes Kaltara tetap melanjutkan program imunisasi meski belum ada keputusan dari MUI.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Meski banyak menuai penundaan di beberapa daerah di Indonesia, imunisasi Measles Rubela (MR) tetap dijalankan di Kalimantan Utara. Sejak kampanye imunisasi vaksin MR pada awal Agusutus lalu, pro kontra mengenai label halal terus terjadi di tengah masayarakat. 

Kekhawatiran masyarakat di Bumi Benuanta oleh status vaksin yang belum jelas, juga berdampak dari banyaknya orangtua yang enggan mengimunisasi anaknya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Usman tidak ingin berbicara banyak mengenai soal status halal vaksin MR. Ia menjelaskan bahwa apa yang telah dikerjakan pemerintah, sudah sesuai dengan surat yang diedarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yang menjelaskan tentang pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2.

Dalam surat tersebut dijelaskan, bahwa pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat, memepertimbangkan aspek kehalalan kebolehan vaksin, diundur sampai Majelis Ulama Indonesia  mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan MR. Kemenkes memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih menunggu terbitnya fatwa MUI tentang imunisasi MR. Agar nantinya dapat memperoleh imunisasi MR pada kesempatan berikutnya sampai akhir September.

“Walau pun ada penolakan dari pihak orangtua di sekolah-sekolah itu tetap kita hargai. Dari segi pelayanan kesehatan kita tetap lanjut dengan imunisasi itu. Kita berharap capaian kita 95 persen minimal bisa dicapai, walau pun di hampir setiap daerah ada penolakan kenyatannya provinsi lain tetap lanjut,” lanjutnya.

Mariani, salah orangtua siswi di Paud Tunas Kasih, Jelarai Hulu menjelaskan, bahwa dirinya tidak menolak imunisai MR walaupun label halal tidak ada.
“Kita percaya apa yang dilakukan pemerintah, walaupun tidak ada label halalnya karena. Karena walaupun tidak ada label halalnya bukan berarti haram,” tandasnya. (*/kel/rio)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:45

Anggaran Kurang, Pembangunan Pelabuhan Sulit Dituntaskan

TANJUNG SELOR - Sejak pelabuhan Tengkayu I atau SDF Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 16:25

BPIH Turun Rp 266 Ribu

TANJUNG SELOR - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019…

Senin, 18 Maret 2019 14:37

Proses Jadi Sekolah Negeri

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara telah…

Minggu, 17 Maret 2019 15:05

Masih Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Tanjung…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:09

6 Tahun Gedung SD Dibiarkan Rusak

TANJUNG SELOR – Kondisi gedung SD 004 Jelarai Selor, sangat…

Jumat, 15 Maret 2019 14:39

Kembangkan Kreativitas di Kampus, Unikaltar Gelar Automotor Show

TANJUNG SELOR – Universitas Kaltara (Unikaltar) Automotor Show 2019 resmi…

Jumat, 15 Maret 2019 14:18

Segini Lamanya Masa Uji Coba untuk PNS Baru

Pertimbangan Teknis (Pertek), tentang penetapan Nomor Induk Kepawaian (NIP), sudah…

Kamis, 14 Maret 2019 14:46

Usulan Mobil Damkar Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki Pemkab…

Kamis, 14 Maret 2019 14:30

Jaksa Kirim Memori Banding

TANJUNG SELOR – Perkara dugaan pelanggaran pemilu oleh calon DPD…

Kamis, 14 Maret 2019 14:26

Perpanjang Masa Laporan Pindah Memilih

Masa pengurusan bagi masyarakat yang akan pindah memilih melalui formulir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*