MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 13 Agustus 2018 14:03
Lanjutkan Usaha Orangtua, Sempat Terkendala Modal

Perjuangan Para Pengusaha di Tarakan: Irham (8)

TUNJUKAN : Irham saat menunjukan contoh produk usaha yang berada di rumahnya dan telah dipatenkan, Kemarin (12/8).

PROKAL.CO, Sukses adalah sebuah pilihan. Seperti Irham yang meninggalkan dunia konsultan kostruksi untuk menjadi seorang pengusaha roti canai. Kini, usahanya telah berkembang.

 

ADE JULIAN NUR ALIMSYAH, Tarakan

 

MENDIRIKAN usaha memang membutuhkan tekad yang kuat. Sebab, usaha akan berkembang ketika ditekuni dengan fokus. Hal tersebutlah yang dirasakan oleh Irham (35), pengusaha roti canai yang produknya telah tersebar di wilayah Kaltim-Kaltara. 

Sebenarnya, sejak masih duduk di bangku SMP, Irham sudah mulai menggeluti usaha roti canai atau yang biasa disebut martabak india itu. Karena memang menjadi usaha orangtuanya. Hanya saja, pada saat itu sebagai usaha musiman saja.

Dia dan orangtuanya memproduksi roti canai tersebut ketika ada pesanan hajatan atau ketika perayaan hari-hari besar keagamaan. Begitu seterusnya dijalani hingga 2006 ketika duduk dibangku kuliah sebagai penghasilan sampingannya untuk membayar kuliah.

Sekira 2010 lalu, ketika menyelesaikan kuliah, ia berpikir untuk melanjutkan usaha berjualan roti canai. Apalagi, banyak pihak yang kerap memesan roti canai ketika menggelar hajatan. Itu pula yang membuka pikirannya untuk serius menggeluti usaha roti canai.

"Saat itu belum ada yang merintis usaha (roti canai) ini. Bisa dibilang saya dan keluarga adalah pelopor pertama mendorong usaha roti canai di Tarakan dan sekitarnya," ujarnya ketika ditemui media ini, Ahad (12/8).

Meskipun telah memiliki pelanggan lama, bukan berarti ia tidak memiliki kesulitan dalam mengembangkan usahanya. Karena usahanya membutuhkan peralatan serta sumber daya manusia.

Namun, yang menjadi kendala utama adalah modal. Karena itu, dia pun beranikan diri meminjam modal untuk mengawali usahanya dari orangtuanya. Dengan begitu, ia dapat mematenkan, melabel halal, dan legalitas usahanya yang bernama Martabak India Gelapung, yang terinspirasi dari bahan utama membuat produk tersebut, yakni tepung. Gelapung sendiri berasal dari bahasa Tidung yang artinya tepung.

"Alhamdulillah semua keluarga mendukung. Awalnya mereka ragu dengan keputusan berisiko saya yang berhenti sebagai seorang konsultan. Namun, pada akhirnya mereka semua mendukung. Selain itu, berkat modal dari orangtua usaha saya seperti sekarang ini," ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, kini produknya telah tersebar di daerah Kaltim dan Kaltara seperti Tarakan, Tanjung Selor, Nunukan dan Berau.  Selain itu, produknya juga telah digunakan oleh 3 kafe dan rumah makan yang ada di Tarakan, serta telah terjual di supermarket di Tarakan.

"Alhamdulillah dengan usaha ini sangat membantu perekonomian keluarga dan dapat bermanfaat buat orang lain, karena bisa membuka lapangan pekerjaan," ujarnya. (*/fen)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*