MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 17 Agustus 2018 14:38
Gelar Upacara di Sekolah Tapal Batas

Cara Anak-Anak TKI Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke-73

ANAK BANGSA: Siswa Sekolah Tapal Batas mendapatkan pembekalan tentang pengolahan hasil bumi, Kamis (16/8).

PROKAL.CO, class="p1">Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan. Mereka yang berada di tapal batas juga tetap semangat merayakannya meski hidup ditengah keterbatasan.

 

MUHAMMAD RAJAB, Sebatik Tengah

 

ANAK-ANAK Sekolah Tapal Batas yang beralamat di Jalan Sinta Kampung Quran RT 14 Dusun Berjoko Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, riang menyambut Hari Kemerdekaan RI. 

Pasalnya, mereka akan ikut menggelar upacara pada hari ini (17/8).   

Sebuah tenda didirikan di halaman sekolah mereka untuk tempat tamu undangan yang hadir. Umbul-umbul juga menghiasi sepanjang jalan menuju sekolah siswa. 

Siswa tersebut merupakan anak-anak dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.

Sehari sebelum Hari Kemerdekaan RI, Kamis (16/8), siswa ekolah Tapal Batas ini juga kedatangan tamu dari kota. Mereka menyambutnya dengan riang dan suka cita.

Selama dua jam, anak-anak tersebut dibekali pengetahuan tentang pengolahan hasil bumi. Mereka juga diajak bermain kuis dengan menerangkan kembali dari apa yang telah dijelaskan narasumber. 

Tidak hanya gembira dengan melaksanakan upacara dan kegiatan, mereka juga tetap semangat meski tinggal di daerah yang penuh dengan keterbatasan. Berada di wilayah terpencil yang dikelilingi hutan, serta kurangnya fasilitas hidup yang layak, tidak membuat mereka patah semangat. 

Vivin, seorang siswa Sekolah Tapal Batas ini punya cita-cita yang tinggi. Ia ingin membahagiakan orangtuanya menjadi seorang arsitektur. “Ingin bangun bangunan,” imbuh siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI).   

Niat Vivin untuk dapat mengenyam pendidikan memaksanya harus berpisah dengan orangtua. Vivin dan tiga adiknya berada di Indonesia. Sedangkan orangtuanya bekerja di Tawau, Malaysia.  

Kondisi Sekolah Tapal Batas saat ini sebenarnya sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ini tidak lepas perhatian dari pihak non goverment organization (NGO) dalam membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.

Disamping telah memiliki ruang kelas yang cukup baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, sekolah yang didirikan Yayasan Al-Irsyad tersebut telah memiliki asrama putra dan putri untuk menampung siswa. Pasalnya, sebagian besar siswanya adalah anak-anak TKI yang bekerja di Malaysia. 

“Untuk anggarannya sampai Rp 450 juta satu unit. Itu sudah lengkap, tempat tidur, lemari, meja belajar,” ujar Hariyanto.   

Selain asrama, infrastruktur lain yang telah tersedia adalah keberdaan solar cell untuk ketersediaan listrik. Bahkan, tahun ini akan disumbangkan lagi 5 unit solar cell home sistem. Sehingga ke depan rumah-rumah warga sudah bisa dialiri listrik dengan durasi waktu yang lebih lama. (*/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*